Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Dua Pekan Terlewati, Kajian Geologi Perumahan di Sentul Bogor Belum Rampung Pasca Banjir

Muhammad Ali • Sabtu, 7 Maret 2026 | 11:59 WIB

Plt DPTR Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto saat menyampaikan keterangan.
Plt DPTR Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto saat menyampaikan keterangan.

RADAR BOGOR – Hasil kajian geologi terkait kondisi lahan pembangunan Perumahan Spring Valley milik PT Sentul City Tbk, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor, hingga kini belum juga rampung pasca banjir beberapa waktu lalu. Padahal, sebelumnya hasil kajian tersebut diperkirakan selesai dalam waktu dua pekan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (DPTR) Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menunggu hasil penelitian dari Badan Geologi yang diminta untuk melakukan pengkajian terhadap kekuatan tanah di lokasi proyek tersebut.

“Nanti hasilnya kalau sudah keluar akan diinformasikan, ternyata sampai sekarang belum keluar,” ujar Eko kepada Radar Bogor, Sabtu, 7 Maret 2026.\

Menurut Eko, hasil kajian tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menentukan langkah selanjutnya terkait pembangunan perumahan tersebut.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bogor menghentikan sementara pembangunan proyek perumahan Spring Valley, 12 Februari 2026 menyusul dugaan keterkaitannya dengan banjir yang melanda wilayah Kecamatan Babakan Madang, 11 Februari 2026.

Penghentian ini dilakukan hingga proses kajian dan evaluasi menyeluruh terhadap perizinan serta kekuatan lahan rampung dilakukan.

Eko sempat memperkirakan hasil kajian dan evaluasi menyeluruh terhadap perizinan serta kondisi lahan proyek tersebut akan selesai dalam waktu dua minggu. Namun hingga kini, laporan tersebut belum juga diterima.

Ia menjelaskan keterlambatan itu kemungkinan disebabkan karena tim Badan Geologi memerlukan kehati-hatian lebih dalam melakukan penelitian di lapangan.

“Karena secara fisik di lapangan memang memungkinkan untuk dilakukan pembangunan, tetapi kita tidak tahu kondisi di bawah struktur tanah itu sendiri,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses penelitian yang lebih mendalam dinilai penting untuk memastikan keamanan kawasan sebelum keputusan lebih lanjut diambil.

“Makanya mereka mungkin masih perlu penelitian lebih dalam yang seharusnya dua minggu selesai, sampai saat ini belum selesai,” tandasnya. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #sentul #banjir