RADAR BOGOR - Bank Syariah Amanah Ummah (BSAU) Bogor menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) dan santunan anak yatim dalam acara Silaturahmi Ramadhan 1447 H.
Dihadiri ribuan penerima manfaat dari berbagai wilayah Kabupaten Bogor, kegiatan ZIS Bank Syariah Amanah Ummah berlangsung di Gedung SBS Premiere Venue, Jalan Lingkar Leuwiliang, Kecamatan Leuwiliang Bogor pada Minggu, 8 Maret 2026.
Kegiatan ZIS Bank Syariah Amanah Ummah Bogor yang telah berlangsung selama 33 tahun ini menjadi sejarah. Untuk pertama kalinya, Silaturahmi Ramadhan Bank Syariah Amanah Ummah dihadiri Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau yang akrab disapa Jaro Ade.
Hadir pula Dirut BSAU periode pertama, penasehat dan pendiri BSAU, Bapak H.Taufiq Rahman dan Bapak H.Tatang Rahmat selaku pendiri, PSP sekaligus Komisaris Utama Bank Syariah Amanah Ummah, Forkopimcam Leuwiliang, para tokoh agama dan masyarakat, serta mitra BMT/KSPPS dan mitra Bisnis BSAU.
Dalam sambutannya, Direktur Utama PT BPRS Amanah Ummah, H. Hendi Sofyan, BBA menyampaikan, rasa syukur atas terselenggaranya Silaturahmi Ramadhan 1447 H BSAU.
"Kegiatan ini secara kelembagaan juga dimaksudkan sebagai bentuk partisipasi BSAU untuk membantu pemerintah dalam upaya penguatan ekonomi masyarakat Mustadhafiin dan anak yatim yang belum sepenuhnya terlayani dan terjangkau oleh program pemerintah," ungkapnya.
Dijelaskannya, BSAU yang pendiriannya diprakarsai oleh Allahyarham KH. Sholeh Iskandar, kini telah berusia 34 tahun.
Dalam kurun waktu tersebut, pelaksanaan kewajiban sosial berupa kegiatan penyaluran dana ZIS dan santunan anak yatim secara rutin dan istikomah dilaksanakan setiap tahun.
Hal ini tentunya jarang ditemukan di Bank Syariah yang lain, terlebih Bank Konvensional. Di samping jumlah dana ZIS yang berhasil dihimpun dan disalurkan kepada para mustahik dari tahun ke tahun jumlahnya terus meningkat.
"Keberhasilan ini seiring dengan pertumbuhan bisnis Bank yang senantiasa berupaya secara konsisten untuk menghindari praktek transaksi ribawai, yang melekat menjadi Motto Bank “ menepis riba, meraih laba, mengundang berkah”," tegas Hendi Sofyan.
Di tahun ini, jumlah perolehan dana ZIS yang berhasil dihimpun BSAU dari bulan Juni 2025 sampai dengan Maret 2026 yakni sebesar Rp 2,9 milyar, meningkat sekitar Rp 215 juta atau 8 persen dari tahun sebelumnya.
Dana ZIS tersebut disalurkan kepada tidak kurang 25 ribu penerima manfaat. Di antaranya mustahik dan anak yatim piatu di 5 Desa di Kecamatan Leuwiliang yakni Desa Leuwiliang, Desa Leuwimekar, Desa Karehkel, Desa Barengkok dan Desa Cibeber.
Selain itu juga disalurkan untuk alokasi lain di antaranya zakat produktif, zakat untuk Mualaf, zakat melalui Baznas pusat dan Baznas Kabupaten Bogor, proposal - proposal masyarakat, lembaga, pondok pesantren, beasiswa pendidikan.
Kemudian zakat yang disalurkan melalui 9 lembaga mitra BSAU, zakat kolektif guru agama honorer, zakat di sekitar tempat tinggal karyawan BSAU, zakat melalui lembaga serumpun, zakat untuk mustahiq sekitar kantor pusat BSAU dan zakat Amiliin.
Pembagian zakat dan santunan anak yatim juga akan dilaksanakan pada jaringan kantor BSAU Cabang Air Mancur, Kota Bogor, Kantor Cabang Cicurug Sukabumi, dan Kantor Cabang Cileungsi Bogor.
Direktur Utama PT BPRS Amanah Ummah menegaskan, program ini akan terus dijalankan secara berkelanjutan dengan pelaksanaan yang lebih baik, terutama program khusus terhadap pemberdayaan ekonomi dhuafaa melalui zakat produktif selain yang bersifat konsumtif seperti yang dilksanakan pada saat ini.
Di tempat yang sama, Wakil Bupati Bogor, Ade Ruhandi atau Jaro Ade mengapresiasi keluarga besar Bank Syariah Amanah Ummah yang telah rutin setiap tahun menyalurkan ZIS kepada para mustahik dan santunan anak yatim.
Menurutnya, ini menjadi contoh sebagai bank yang berhasil mengelola keuangan sesuai dengan syariat Islam dan ajaran Rasulullah SAW.
"Saya mengajak kepada seluruh warga masyarakat, mulai lah kita menyisihkan rezeki untuk menabung di Bank Syariah Amanah Ummah. Sehingga kebermanfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat yang lebih luas," pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga