RADAR BOGOR – Pengoperasian Tol Bocimi Seksi 3 pada ruas Parungkuda–Cibolang Kaler yang memiliki panjang sekitar 5,6 kilometer, yang sebelumnya direncanakan mulai difungsikan untuk mendukung arus mudik pada Jumat, 13 Maret 2026, akhirnya mengalami penundaan.
Kanit Turjawali Satlantas Polres Sukabumi, Ipda M. Yanuar Fajar, menjelaskan bahwa pembukaan ruas tol tersebut belum dapat dilakukan sesuai jadwal karena masih terdapat sejumlah titik di lokasi proyek yang sedang dalam tahap perbaikan.
“Berdasarkan informasi dari TJT, kemungkinan baru akan dibuka pada Sabtu, 14 Maret 2026, sebab masih ada beberapa bagian yang tengah diperbaiki,” ujar Ipda Yanuar kepada awak media pada Jumat, 13 Maret 2026.
Sebelumnya, Kapolda Jawa Barat, Rudi Setiawan, menyampaikan bahwa keberadaan ruas tol tersebut memiliki peran yang sangat penting. Hal ini karena jalan tol itu dapat memangkas jalur arteri yang selama ini sering mengalami kemacetan cukup parah.
Menurutnya, apabila Bocimi Seksi 3 dapat mulai dioperasikan pada masa pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026, dampaknya akan sangat membantu kelancaran arus lalu lintas. Pasalnya, jalur tersebut mampu mengalihkan kendaraan dari jalur arteri yang selama ini memiliki setidaknya tujuh titik kemacetan dengan antrean panjang.
Ia menambahkan bahwa masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik maupun arus balik sangat menantikan beroperasinya ruas tol tersebut. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, masih terdapat sekitar 150 meter pekerjaan pengecoran yang sedang diselesaikan. Pekerjaan itu ditargetkan selesai pada 12 Maret 2026.
Baca Juga: Kabar Duka: Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor periode 2014–2019 Saptariyani Wafat
Dengan demikian, pada 13 Maret ruas tol tersebut sebenarnya diharapkan sudah dapat digunakan untuk membantu mengurai kepadatan lalu lintas di jalur arteri antara Parungkuda dan Sukabumi.
Selain itu, ia juga menjelaskan bahwa nantinya penggunaan ruas tol tersebut akan diberlakukan pembatasan waktu operasional demi menjaga keamanan dan kenyamanan para pemudik.
Menurutnya, tol akan dibuka pada pagi hingga siang hari, sementara saat kondisi mulai gelap atau menjelang malam, ruas tersebut tidak akan digunakan.(Cr1)
Editor : Eka Rahmawati