RADAR BOGOR – Petugas kepolisian menemukan seorang pemudik yang tertidur di tepi Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, saat melakukan patroli pengamanan arus mudik Lebaran pada Selasa, 17 Maret 2026. Pengendara sepeda motor tersebut diduga mengalami kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh dari Serang menuju Tasikmalaya.
Kejadian itu terungkap ketika personel dari Polres Bogor tengah melakukan pemantauan lalu lintas di jalur wisata Puncak sebagai bagian dari pengamanan arus mudik dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026. Saat menyisir jalan, petugas melihat sebuah sepeda motor berhenti di sisi jalan dengan pengendaranya dalam kondisi tertidur.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Bogor Iptu Afif Widhi Ananto, menjelaskan bahwa anggotanya segera menghampiri pengendara tersebut setelah mengetahui kondisinya yang tampak sangat lelah.
Dari hasil komunikasi dengan petugas, diketahui pemudik itu melakukan perjalanan seorang diri menggunakan sepeda motor dari Serang dan berencana melanjutkan perjalanan hingga Tasikmalaya. Rasa lelah yang tidak tertahankan membuatnya berhenti dan tertidur di pinggir jalan.
“Saat anggota kami melaksanakan patroli di jalur Puncak, mereka mendapati seorang pengendara sepeda motor yang tertidur di pinggir jalan karena kelelahan,” ujar Iptu Afif saat dikonfirmasi Radar Bogor, Selasa, 17 Maret 2026.
Melihat situasi tersebut, polisi memberikan bantuan berupa air minum serta menyarankan pengendara untuk beristirahat di pos pengamanan terdekat. Langkah tersebut dilakukan agar pengendara dapat memulihkan kondisi tubuh sebelum melanjutkan perjalanan.
Baca Juga: Polres Bogor Buka Layanan SPKT di Pos Terpadu Hoegeng Gadog, Warga Bisa Buat Laporan Kehilangan
Afif juga mengingatkan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik agar tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi tubuh sudah tidak prima. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan tempat istirahat atau pos pengamanan yang tersedia di sepanjang jalur mudik.
Selain mengatur arus kendaraan, kehadiran petugas di jalur Puncak selama Operasi Ketupat Lodaya juga bertujuan memberikan bantuan cepat kepada masyarakat yang mengalami kendala di perjalanan.
Ia menambahkan bahwa keselamatan selama perjalanan harus menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, pemudik diimbau menghindari berhenti di bahu jalan yang berpotensi menimbulkan bahaya serta memastikan kondisi fisik tetap terjaga hingga tiba di tujuan.
“Jangan memaksakan diri atau berhenti di bahu jalan yang rawan kecelakaan, keselamatan adalah yang utama agar bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman,” pesan Iptu Afif.(Cr1)
Editor : Eka Rahmawati