RADAR BOGOR - Festival kuluwung salah satu tradisi wilayah Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor kembali digelar setelah Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Festival ini biasanya dilaksanakan tiga tahun sekali setelah Lebaran di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor.
Festival kuluwung kali ini digelar di Kampung Bakan Pojok, Desa Kutamekar yang menemukan pertandingan antara Kampung Bakan Pojok Desa Kutamekar dan Kampung Jaga Tamu Desa Sukajadi, Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor.
Kapolsek Cariu Kompol Agus Hidayat mengatakan bahwa festival pesta rakyat ini biasa dilaksanakan warga setelah Hari Raya Idul Fitri.
Sebelum menyelenggarakan acara, masyarakat meminta izin kepada pihak-pihak terkait untuk mengadakan kegiatan yang dinanti warga.
"Jadi seminggu sebelum lebaran masyarakat 2 desa, Desa Sukajadi dan Kutamekar menghadap saya meminta izin akan mengadakan lomba kuluwung atau meriam kalau di sini bilangnya lomba karbit," kata Kompol Agus kepada Radar Bogor, Senin, 23 Maret 2026.
Agus menyebut, setelah mengajukan, pihaknya langsung berkordinasi dengan Kapolres Bogor dan Kasat Intel Polres Bogor dan menyambut baik atas penyelenggaraan festival ini.
Meski begitu, Kompol Agus mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi peraturan yang ada saat kegiatan digelar.
Peraturan itu, kata dia, seperti masyarakat tidak boleh membawa petasan kembang api dan lainnya.
"Seperti halnya dilarang membawa lontar kembang api yang meledak di atas itu kita larang karena bahaya, makanya sampai saat ini tidak ada, kami ketat sekali dengan panitia," imbuhnya.
Begitupun, kata Kompol Agus, kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari terhitung sejak hari ini dan esok hari akan dihadiri oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.
"Mulai hari ini sampai tanggal 24 dan informasi besok ada Dinas Pariwisata Kabupaten Bogor rencana akan hadir," pungkasnya.(abl)
Editor : Eka Rahmawati