RADAR BOGOR – Pesta rakyat Ngadu Karbit atau Kuluwung 2026 di Kecamatan Cariu, Kabupaten Bogor, berlangsung meriah dan menyedot ribuan warga hingga wisatawan luar daerah pada Selasa, 24 Maret 2026.
Namun, di balik kemeriahan tersebut, Kepala Desa (Kades) Sukajadi Kecamatan Cariu Nurhayati, menyampaikan kekecewaannya atas ketidakhadiran perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam kegiatan tersebut.
Tradisi Ngadu Kuluwung mempertemukan warga Kampung Bakan Pojok, Desa Kutamekar, dengan Kampung Jagatamu, Desa Sukajadi.
"Adu karbitkan sudah tradisi dari masyarakat sukajadi sendiri, jadi sudah beberapa tahun ini kan ngadain terus, terakhir diadakan tahun 2023, ini baru ngadain lagi tahun 2026, tergantung kesiapan panitianya juga," ujar Nurhayati kepada Radar Bogor Selasa, 24 Maret 2026.
Ia menjelaskan, antusiasme masyarakat terhadap tradisi tersebut sangat tinggi, pemerintah desa pun selalu memberikan dukungan penuh selama kegiatan dinilai positif dan telah mengantongi izin dari pihak kepolisian.
"Saya balik lagi ke masyarakat sukajadi sendiri, kalau misalkan siap saya mengizinkan diadakan setiap tahunnya," ungkapnya.
Namun demikian, Nurhayati menyayangkan rencana kehadiran dari pihak Pemkab Bogor yang tidak terealisasi yang mana sebelumnya Bupati Bogor beserta Dinas Kebudayaan Kabupaten Bogor dijadwalkan hadir dalam acara tersebut.
"Tadi kan rencananya dari Pemerintah Kabupaten Bogor mau hadir, Kadis Kebudayaan, tapi ada halangan, terus gak jadi," katanya.
Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah sangat penting sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal serta perhatian terhadap kegiatan-kegiatan tradisional yang menjadi identitas masyarakat.
"Untuk Pemkab Bogor kalau misalkan ada acara adu karbit, ini kan ciri khas dari Bogor Timur gitu ya, ya hadir lah supaya masyarakat bangga dihadiri oleh pihak Kabupaten Bogor," tandasnya.(Cr1)
Editor : Eka Rahmawati