RADAR BOGOR - Dalam suasana Idul Fitri 1447 Hijriah, RSUD R. Moh. Noh Nur di Leuwiliang, Kabupaten Bogor menggelar kegiatan Halal Bihalal sebagai upaya mempererat hubungan antarpegawai sekaligus menumbuhkan semangat kebersamaan dan saling memaafkan.
Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 25 Maret 2026 tersebut berjalan dalam nuansa hangat dan penuh kekeluargaan, sejalan dengan makna Idulfitri sebagai momentum memperkuat silaturahmi.
Acara dimulai sejak pukul 07.30 WIB di Lapangan W. R. Supratman, diikuti oleh pimpinan, tenaga kesehatan, serta seluruh pegawai di lingkungan rumah sakit. Seluruh rangkaian kegiatan terlaksana dengan tertib, mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga kedisiplinan.
Agenda diawali dengan apel pagi sebagai bentuk penguatan tanggung jawab dalam menjalankan tugas. Selanjutnya, dilakukan penguatan Zona Integritas guna mendorong terciptanya lingkungan kerja yang transparan, bersih, dan akuntabel.
Direktur RSUD, Vitrie Winastri, dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga integritas serta menolak segala bentuk praktik korupsi, gratifikasi, maupun penyalahgunaan wewenang.
Ia juga menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri, baik dari sisi spiritual maupun perilaku sehari-hari.
“Momentum Idul Fitri ini diharapkan menjadi waktu yang tepat bagi kita semua untuk membersihkan diri, baik secara lahir dan batin," ujar dr. Vitrie.
Baca Juga: Masyarakat Diminta Tak Ragu Imunisasi Campak, Pemerintah Pastikan Stok Cukup, Vaksin Sangat Aman
Menurutnya, selama Ramadan setiap individu telah dilatih untuk mengendalikan diri, mulai dari pola makan hingga aktivitas harian, yang turut berdampak positif terhadap kesehatan fisik dan mental.
Momentum ini diharapkan menjadi awal untuk menerapkan gaya hidup yang lebih sehat dan seimbang dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas tidak hanya bersifat administratif, tetapi harus menjadi nilai yang tertanam dalam budaya kerja setiap pegawai.
Komitmen terhadap integritas dinilai menjadi fondasi penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap rumah sakit.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi Halal Bihalal, di mana seluruh pegawai saling berjabat tangan sebagai simbol saling memaafkan dan mempererat hubungan emosional.
Momen tersebut diharapkan mampu memperkuat solidaritas serta menciptakan komunikasi yang lebih harmonis di lingkungan kerja.
Melalui kegiatan ini, nilai kebersamaan, persaudaraan, dan integritas diharapkan terus terjaga dan tercermin dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Semangat Idulfitri juga diharapkan menjadi landasan dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat, sejalan dengan komitmen rumah sakit dalam mewujudkan tata kelola yang bersih dan melayani.
Editor : Eka Rahmawati