RADAR BOGOR – Pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di wilayah hukum Polres Bogor mencatat capaian signifikan dalam menekan angka fatalitas kecelakaan lalu lintas, selama periode pengamanan Lebaran tersebut, jumlah korban meninggal dunia turun drastis dibandingkan tahun sebelumnya.
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, menyampaikan bahwa keberhasilan ini menjadi indikator meningkatnya efektivitas pengamanan dan pengawasan di jalan raya.
"Angka korban meninggal dunia (MD) turun sangat tajam sebesar 83 persen, dari 12 jiwa menjadi 2 jiwa," ujar AKBP Wikha kepada Radar Bogor, Selasa, 31 Maret 2026.
Selain itu, jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas juga mengalami penurunan sebesar 12 persen, dari 41 kejadian menjadi 36 kejadian selama operasi berlangsung.
Dari sisi analisis korban, jumlah korban luka berat (LB) turun sebesar 17 persen, korban luka ringan (LR) justru mengalami kenaikan tipis sebesar 4 persen.
"Sepanjang triwulan I 2026, jalur BOJOCI (Bogor-Jonggol-Cianjur) menjadi area dengan angka kecelakaan tertinggi yakni 86 kejadian, disusul jalur tengah dengan 51 kejadian," jelas AKBP Wikha.
Ia menilai, penurunan angka fatalitas ini merupakan hasil dari peningkatan patroli, pengawasan di titik rawan, serta penerapan rekayasa lalu lintas selama arus mudik dan balik Lebaran. (Cr1)
Editor : Eka Rahmawati