Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Warga Binaan Lapas Cibinong Bogor Hasilkan 1.200 Ekor Bebek dalam Sebulan Lewat Pembinaan Mandiri

Abilly Muhamad • Rabu, 1 April 2026 | 07:27 WIB

Program peternakan dijalankan di Lapas kelas IIA Cibinong Kabupaten Bogor bagi warga binaan. Foto: Dok. Lapas Kelas IIA Cibinong

Program peternakan dijalankan di Lapas kelas IIA Cibinong Kabupaten Bogor bagi warga binaan. Foto: Dok. Lapas Kelas IIA Cibinong

RADAR BOGOR – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas program pembinaan kemandirian bagi warga binaan. Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah budidaya bebek pedaging, yang tidak hanya menjadi sarana pembelajaran, tetapi juga aktivitas produktif.

Program ini memberikan kesempatan bagi warga binaan untuk memperoleh pengalaman langsung di bidang peternakan, khususnya dalam pengelolaan bebek pedaging. Seluruh tahapan, mulai dari perawatan, pemberian pakan, hingga pengelolaan hasil ternak, dilakukan secara aktif oleh warga binaan dengan pendampingan petugas.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di lahan seluas sekitar 250 meter persegi yang berada di dalam area lapas. Fasilitas ini menjadi tempat praktik nyata bagi warga binaan untuk mengasah keterampilan kerja yang dapat diterapkan di kehidupan setelah bebas.

Baca Juga: Kota Bogor Punya 2 Lokasi Pengolahan Sampah Jadi Listrik, Target Beroperasi Mulai 2027

Dalam satu bulan, peternakan ini mampu menghasilkan hingga 1.200 ekor bebek pedaging atau setara dengan 2,4 ton, yang kemudian siap untuk didistribusikan.

Kepala Lapas Cibinong, Wisnu Hani Putranto, menyampaikan bahwa pembinaan kemandirian merupakan fokus utama dalam menciptakan perubahan positif bagi warga binaan.

Ia menuturkan bahwa program peternakan ini tidak hanya membekali keterampilan teknis, tetapi juga menanamkan nilai-nilai seperti tanggung jawab, kedisiplinan, dan etos kerja. Tujuannya adalah agar warga binaan memiliki kesiapan untuk mandiri dan mampu bersaing setelah kembali ke masyarakat.

Baca Juga: Harga BBM Subsidi Tak Naik, Menteri Bahlil: Pembelian Dibatasi 50 Liter Pakai Barcode Mulai 1 April 2026

‎"Program pembinaan kemandirian melalui peternakan bebek pedaging ini tidak hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter warga binaan, seperti tanggung jawab, disiplin, dan etos kerja, kami juga ingin memastikan bahwa mereka memiliki bekal nyata untuk mandiri dan berdaya saing setelah kembali ke masyarakat,” ujar Wisnu, Selasa, 31 Maret 2026.

Menurutnya, program tersebut juga selaras dengan kebijakan nasional, khususnya dalam mendukung Asta Cita Presiden yang menitikberatkan pada penguatan ketahanan pangan serta pemberdayaan sumber daya manusia.

Selain itu, kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program percepatan yang dijalankan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang berfokus pada pemberdayaan warga binaan melalui kegiatan produktif, termasuk di sektor pangan.

Ia menambahkan bahwa melalui program ini, warga binaan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga didorong untuk berkontribusi dalam mendukung kemandirian pangan serta memiliki bekal untuk berwirausaha setelah bebas.

Sementara itu, salah satu warga binaan berinisial AP mengungkapkan bahwa keterlibatannya dalam program tersebut memberikan pengalaman yang sangat berharga. Ia mengaku mendapatkan banyak pengetahuan baru, mulai dari cara merawat bebek hingga memahami dasar-dasar pengelolaan usaha sederhana.

Baca Juga: Terapkan WFH ASN Setiap Jumat dan Pengurangan Hari MBG, Menko Airlangga: Hemat Anggaran hingga Rp20 Triliun

Dengan adanya program pembinaan ini, Lapas Cibinong terus berupaya menghadirkan sistem pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga pemberdayaan, sehingga warga binaan dapat kembali ke tengah masyarakat sebagai individu yang mandiri dan produktif.(abl)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #bebek #warga binaan #lapas cibinong