RADAR BOGOR – Tim gabungan akhirnya menemukan korban kedua dalam peristiwa tenggelam di Curug Parigi, Sungai Cileungsi, Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, pada hari kedua pencarian, Rabu, 1 April 2026.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menjelaskan bahwa pencarian hari kedua difokuskan pada penyisiran aliran sungai dari Curug Parigi Gunung Putri, dan penyelaman di sekitar lokasi kejadian.
“Tim melaksanakan penyusuran Sungai Kali Cileungsi, aliran Curug Pairigi Gunung Putri sejauh 5 kilometer dari titik nol Villa Nusa Indah 5 hingga Villa Nusa Indah 2,” ujarnya kepada Radar Bogor, Rabu, 1 April 2026.
Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Dikabarkan Mulai Cair Awal April 2026, Cek Selengkapnya
Selain itu, tim juga melakukan pencarian menggunakan perahu karet atau rafting (esar) sejauh 3 kilometer dari titik nol Villa Nusa Indah 5 hingga Villa Nusa Indah 3. Kegiatan ini dilakukan untuk memperluas jangkauan pencarian di aliran sungai.
Adam menyebutkan tak hanya penyisiran, tim SAR gabungan juga melakukan penyelaman di sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi korban
Sebelum pencarian dilanjutkan, tim juga menggelar briefing evaluasi pencarian etape pertama guna menentukan strategi pergerakan di hari kedua.
Baca Juga: Momentum Earth Hour, BRI Perkuat Komitmen Keberlanjutan Lewat Aksi Nyata di Lingkungan Kerja
“Tim juga melakukan pengarungan ulang di pos 1, mulai dari check point titik nol hingga 500 meter dari titik awal,” jelasnya.
Ia menambahkan, upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil. Korban kedua atas nama Muhamad Zafran Latief (18) ditemukan sekitar pukul 14.32 WIB dalam kondisi meninggal dunia.
Korban ditemukan masih berada di area titik nol Curug Parigi, sekitar 50 meter dari titik jeram. Proses evakuasi dilakukan dengan metode penyelaman oleh tim SAR gabungan.
Baca Juga: SKTP Akhirnya Terbit, Kapan Tunjangan Sertifikasi Guru Cair? Ini Prediksi Jadwal April 2026
Dengan ditemukannya korban kedua, operasi pencarian dinyatakan selesai. Sebelumnya, satu korban lainnya Zeko Alfiano (15) telah lebih dulu ditemukan pada hari pertama kejadian, Selasa, 31 Maret 2026.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga