Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Sutradara Asal Bogor Ineu Rahmawati Kembali Harumkan Indonesia, Film Karaja Sumba Lolos Festival Film Perempuan Internasional di Turki

Muhammad Ali • Kamis, 2 April 2026 | 16:16 WIB
Film dokumenter karya sutradara asal Bogor Ineu Rahmawati berjudul Karaja Sumba akan tayang dalam International Istanbul Women’s Film Festival 2026 di Istanbul, Turki. Foto: Dok. Ineu Rahmawati
Film dokumenter karya sutradara asal Bogor Ineu Rahmawati berjudul Karaja Sumba akan tayang dalam International Istanbul Women’s Film Festival 2026 di Istanbul, Turki. Foto: Dok. Ineu Rahmawati

RADAR BOGOR – Sutradara asal Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Ineu Rahmawati, kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Film dokumenter karyanya berjudul Karaja Sumba berhasil lolos dan akan ditayangkan dalam International Istanbul Women’s Film Festival 2026 yang berlangsung pada 3–11 April 2026 di Istanbul, Turki.

Film Karaja Sumba dijadwalkan diputar di Kadıkoy Barıs Manco Cultural Center pada 5 April 2026. Keterpilihan ini menjadikan Karaja Sumba sebagai salah satu perwakilan Indonesia dalam ajang film internasional yang berfokus pada perspektif dan suara perempuan dalam dunia sinema.

Film ini mengangkat kisah kehidupan perempuan di Sumba dengan menyoroti isu KDRT yang masih kerap terjadi. Perempuan Sumba yang dikenal dengan sebutan Mama-Mama digambarkan dalam realitas sosial yang kuat dengan nilai-nilai adat, sekaligus menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: Apakah Bansos BPNT Rp600 Ribu Cair April 2026? KPM Cek Status Bantuan dan Saldo KKS Lewat Cara Ini

Melalui pendekatan dokumenter yang kuat dan autentik, Karaja Sumba tidak hanya menjadi karya visual, tetapi juga ruang refleksi mengenai identitas, keberanian, dan perubahan sosial bagi perempuan. Kehadirannya di festival ini memperluas jangkauan cerita lokal Indonesia ke audiens global.

Ineu Rahmawati menyampaikan bahwa keikutsertaan film ini menjadi momentum penting untuk membawa suara perempuan Sumba ke panggung dunia.

“Kami berharap film ini dapat membuka ruang dialog lintas budaya dan memperkenalkan kekayaan tradisi Indonesia kepada dunia,” ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis, 2 April 2026.

Baca Juga: Eks Jalan Batutulis Disulap Jadi Ruang Terbuka Ikonik, Bogor Siapkan Wajah Baru

Partisipasi Karaja Sumba juga menjadi bagian dari upaya memperkuat diplomasi budaya Indonesia melalui karya film dokumenter. Meski tim film belum dapat hadir secara langsung dalam festival karena kendala dukungan sponsor, penayangan film ini tetap menjadi kebanggaan tersendiri.

Sebelumnya, Karaja Sumba telah diputar dalam berbagai festival dan pemutaran internasional, seperti di Australia, Bulgaria, dan Istanbul. Di dalam negeri, film ini juga masuk dalam 20 besar Festival Film Indonesia 2025 serta meraih posisi Top 5 Film Dokumenter Pendek Terbaik dalam Festival Film Budi Luhur.

Rangkaian pencapaian tersebut menunjukkan konsistensi Karaja Sumba dalam menjangkau audiens lintas negara dan budaya, sekaligus memperkuat posisi film dokumenter Indonesia di panggung internasional. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#karaja sumba #Ineu Rahmawati #bogor #film #sutradara