Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Polres Bogor Gencar Berantas Narkoba, Libatkan Warga Lapor ke Hotline 110 hingga Bentuk Satgas

Muhammad Ali • Kamis, 2 April 2026 | 19:54 WIB
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto saat menyamapikan keterangan kepada wartawan, Kamis, 2 April 2026. Foto: Muhammad Ali/Radar Bogor
Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto saat menyamapikan keterangan kepada wartawan, Kamis, 2 April 2026. Foto: Muhammad Ali/Radar Bogor

RADAR BOGOR – Polres Bogor terus menggencarkan upaya pemberantasan peredaran narkoba dengan melibatkan peran aktif masyarakat, salah satu langkah yang dioptimalkan adalah pemanfaatan layanan hotline 110 sebagai sarana pelaporan cepat bagi warga.

Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, mengatakan bahwa selama ini pihaknya membuka berbagai saluran aduan, baik melalui media sosial maupun laporan langsung dari masyarakat. Menurutnya, partisipasi warga terbukti efektif membantu kepolisian dalam mengungkap kasus narkoba di lapangan.

Ia mengungkapkan, sejumlah penangkapan pelaku berhasil dilakukan berkat laporan masyarakat melalui hotline 110. Layanan tersebut secara otomatis menghubungkan pelapor dengan kantor polisi terdekat, sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat.

Baca Juga: Pemkab Bogor Bentuk Satgas Pemberantasan Narkoba, Warga Diminta Jangan Takut Melapor Jika Tahu Lokasi Penjual Obat Terlarang

"Tadi dalam rapat, kita sepakat untuk membentuk satgas khusus," ujar AKBP Wikha dalam keterangannya kepada wartawan Kamis, 2 April 2026.

Satgas tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, Kejaksaan, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten, pemerintah daerah, hingga elemen masyarakat. Selain itu, Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga dilibatkan untuk memperkuat pengawasan.

Melalui satgas ini, penanganan peredaran narkoba dilakukan secara terintegrasi, mulai dari tingkat paling bawah hingga ke jaringan yang lebih besar. Setiap unsur memiliki peran masing-masing dalam mendukung upaya penindakan dan pencegahan.

"Sudah kami instruksikan kepada seluruh Kapolsek untuk membuka saluran komunikasi melalui media sosial masing-masing," katanya.

Baca Juga: Sutradara Asal Bogor Ineu Rahmawati Kembali Harumkan Indonesia, Film Karaja Sumba Lolos Festival Film Perempuan Internasional di Turki

Langkah ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam menyampaikan laporan. Selain itu, sejumlah Polsek seperti Parung, Cileungsi, dan Gunung Putri disebut telah melakukan penangkapan terhadap pelaku dalam beberapa waktu terakhir. Ke depan, upaya pemberantasan akan dilakukan lebih masif seiring dengan terbentuknya satgas.

AKBP Wikha menambahkan, modus peredaran narkoba saat ini semakin beragam, termasuk menggunakan sistem transaksi langsung atau cash on delivery (COD). Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan.

"Telepon saja ke 110, dari 110 kita di Polres sudah punya command center, di situ operator 110, kemudian operator command center bergabung di situ, termasuk Pamapta Polres juga bergabung di situ. Jadi kalau ada info, infokan saja kita langsung meluncur ke TKP," ungkapnya.

Di sisi lain, pengawasan internal juga diperketat dan ia telah melakukan tes urine sebanyak dua kali, sementara itu seluruh jajaran Polres Bogor, mulai dari perwira hingga anggota di tingkat Polsek juga sudah menjalani tes urine sebagai bentuk komitmen dalam menjaga integritas dan mencegah penyalahgunaan narkoba di internal kepolisian.

"Kami akan melaksanakan semuanya, mulai dari pengawasan internal, perlindungan internal, kemudian baru ke luar," tutupnya.(Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#satgas #narkoba #polres bogor