RADAR BOGOR - Inovasi bahan bakar alternatif Bobibos kembali menjadi sorotan setelah klaim kualitasnya diungkap oleh anggota DPR RI sekaligus Komisaris Utama PT Inti Sinergi Formula, Mulyadi.
Ia menegaskan, kualitas produk tersebut tidak ditentukan secara sepihak, melainkan telah melalui pengujian resmi di laboratorium independen.
Menurut Mulyadi, pengujian Bobibos dilakukan oleh Lemigas, lembaga yang berada di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Hasil uji tersebut, kata Mulyadi, menjadi dasar dalam menilai performa bahan bakar yang dikembangkan sebagai energi alternatif berbasis nabati ini.
Mulyadi menjelaskan, angka RON (Research Octane Number) dari Bobibos berdasarkan hasil riset berada di atas angka bahan bakar berkualitas tinggi yang beredar di pasaran.
Bahkan, nilainya disebut melampaui RON 98, yang selama ini dikenal sebagai standar bahan bakar premium seperti produk dari Pertamina.
"Angka ron kami riset oktan numbernya di atas turbo Pertamina 98.1," tegas Mulyadi saat wawancara ekslusif bersama Radar Bogor di Graha Pena.
Lebih lanjut, Mulyadi menyampaikan, seluruh hasil pengujian telah melalui proses verifikasi dan ditandatangani oleh pejabat berwenang, sehingga memiliki legitimasi secara teknis maupun administratif.
Hal ini, menurut Mulyadi, menjadi bukti bahwa Bobibos asal Bogor ini tidak hanya hadir sebagai inovasi, tetapi juga memiliki standar kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan hasil tersebut, Bobibos dinilai memiliki potensi untuk bersaing di pasar energi, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap bahan bakar alternatif buatan dalam negeri.
Ke depan, pengujian lanjutan dan implementasi di lapangan diharapkan dapat semakin membuktikan keandalan produk ini sebagai solusi energi masa depan. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim