Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemkab Bogor Tunda Proyek Hotel Asrama Haji dan Umrah Rp142 Miliar, Anggaran Dialihkan untuk Program Prioritas Ini

Abilly Muhamad • Jumat, 3 April 2026 | 12:53 WIB
Bupati Bogor, Rudy Susmanto didampingi jajaran Pimpinan DPRD Kabupaten Bogor, menjelaskan soal penundaan pembangunan hotel asrama haji. (Foto : Billy/Radar Bogor)
Bupati Bogor, Rudy Susmanto didampingi jajaran Pimpinan DPRD Kabupaten Bogor, menjelaskan soal penundaan pembangunan hotel asrama haji. (Foto : Billy/Radar Bogor)

 

RADAR BOGOR – Pemkab Bogor memutuskan menunda pembangunan hotel asrama haji dan umrah yang semula direncanakan pada 2026.

Anggaran pembangunan hotel asrama haji sebesar Rp142 miliar pun akan dialihkan untuk program prioritas seperti perbaikan sekolah dan infrastruktur jalan.

Penundaan proyek pembangunan hotel asrama haji itu dilakukan karena waktu pelaksanaan dinilai tidak mencukupi untuk menyelesaikan pembangunan berskala besar secara optimal.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 April 2026 Masih Verifikasi, Ini Update SIKS-NG Terbaru dan Peluang Cair Susulan Tahap 1

Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengungkapkan bahwa awalnya Pemkab Bogor telah menyiapkan anggaran Rp142 miliar untuk pembangunan hotel asrama haji dan umrah pada tahun ini.

Namun dalam prosesnya, pemerintah daerah melakukan koordinasi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta sejumlah perangkat daerah terkait tahapan pelaksanaan proyek tersebut.

Rudy menjelaskan, hasil pembahasan menekankan pentingnya kelengkapan administrasi sejak tahap awal.

Baca Juga: Bansos April 2026 Belum Cair Serentak, Ini Penjelasan Status Tahap 1 dan Jadwal Tahap 2 PKH BPNT Lengkap

Ia memastikan seluruh dokumen seperti perencanaan hingga Detail Engineering Design (DED) telah dipenuhi.

“Dalam pembahasan tersebut, kami diminta memastikan seluruh tahapan administrasi sudah lengkap. Mulai dari perencanaan hingga dokumen teknis sudah kami siapkan,” ujarnya, Jumat 3 April 2026.

Selain itu, KPK juga memberikan masukan agar proses lelang dapat diselesaikan paling lambat pada Mei.

Hal ini mempertimbangkan durasi pembangunan proyek besar yang umumnya membutuhkan waktu antara tujuh hingga sembilan bulan.

Menurut Rudy, dengan waktu yang tersisa saat ini, target tersebut sulit untuk dipenuhi.

Ia menjelaskan bahwa jika dihitung dari April hingga Mei, waktu yang tersedia untuk menyelesaikan seluruh proses lelang sangat terbatas.

Baca Juga: Banyak yang Salah Paham, Fakta Terbaru Bansos PKH, BPNT, dan PBI April 2026, Ternyata Belum Cair, Ini Penjelasan Lengkapnya

“Dengan sisa waktu yang ada, prosesnya akan sangat sempit. Sementara proyek konstruksi skala besar membutuhkan waktu cukup panjang untuk pengerjaan,” jelasnya.

Ia menambahkan, tahapan lelang tidak hanya mencakup pembangunan fisik, tetapi juga pengadaan konsultan pengawas. Proses tersebut dinilai tidak mungkin rampung hanya dalam waktu dua bulan.

Jika tetap dipaksakan, lanjut Rudy, dikhawatirkan kualitas pembangunan tidak akan optimal dan berpotensi menimbulkan persoalan di kemudian hari, termasuk dari sisi administrasi maupun hukum.

Baca Juga: Klaim Kualitas Tinggi, Bobibos asal Bogor Disebut Lampaui RON 98: Ini Hasil Uji Resminya

“Kalau dipaksakan, hasilnya tidak akan maksimal dan bisa berdampak pada aspek lain, termasuk risiko hukum ke depan,” tegasnya.

Sebagai langkah strategis, Pemkab Bogor akhirnya memutuskan untuk mengalihkan anggaran hotel asrama haji itu ke program yang lebih mendesak dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Rudy menyebutkan, beberapa program prioritas yang akan mendapatkan alokasi anggaran di antaranya rehabilitasi sekolah serta perbaikan jalan rusak di berbagai wilayah Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 2026 Semakin Cepat, Perubahan DTSEN Jadi Penentu Penyaluran

“Anggaran tersebut akan kami arahkan ke kebutuhan yang lebih prioritas, seperti perbaikan sekolah dan infrastruktur jalan,” ungkapnya.

Di sisi lain, ia juga memastikan bahwa kewajiban pembayaran proyek sebelumnya telah diselesaikan.

Hingga Maret 2026, hampir seluruh proyek konstruksi tahun 2024-2025 telah dilunasi.

“Alhamdulillah, sampai akhir Maret hampir seluruh pembayaran proyek yang selesai pada 2024 dan 2025 sudah terselesaikan,” pungkasnya. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
#program prioritas #pemkab bogor #Hotel Asrama Haji