RADAR BOGOR - Korban penipuan event lari di Kota Bogor rupanya berasal dari berbagai daerah.
Bahkan satu diantara mereka ada yang rela jauh-jauh dari Bekasi untuk ikut event lari tersebut.
Hal ini seperti yang dilakukan Delil. Pria berusia 50 tahun itu bahkan sudah booking penginapan di salah satu hotel yang ada di Kota Bogor demi mengikuti event lari itu.
Baca Juga: Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan di Kabupaten Bogor, 4 Orang Diperiksa Inspektorat
“Saya biasanya begitu. Saya sudah booking penginapan di Bogor tapi taunya event larinya menipu,” kata Delil saat ditemui Radar Bogor di Pusdikzi.
Delil baru mengetahui adanya praktik penipuan saat ia datang ke Pusdikzi. Lokasi ini disebutnya jadi titik pengambilan racepack yang dijanjikan oleh penyelenggara event.
“Saya baru tahu di sini aja, karena sekarang libur saya baru mau ambil race pack jadi ya baru tahu sekarang. Saya tidak tau kalau temen-temen ada demo,” ucapnya.
Baca Juga: Korban Dugaan Penipuan Event Lari Datangi Kantor Pusdikzi Bogor, Kerugian Ditaksir Rp200 Jutaan
Delil sendiri memang sudah lama melakoni hobi lari. Dalam satu bulan ia pasti mengikuti event lari meski jarak pelaksanannya jauh dari tempat tinggalnya.
Pada event lari kali ini, ia berencana untuk ikut lari kategori 10K. Sebagai pecinta lari ia mengaku kecewa adanya praktik penipuan yang dilakukan oknum yang tidak bertanggung jawab.
Delil menyarankan agar para instansi atau komunitas lari yang dicatut namanya untuk menempuh jalur hukum. Oknum penipu disebutnya mesti diberi sanksi tegas.
“Orang-orang seperti ini akan terus beroperasi dan para pelari ini sebenarnya mangsa empuk. Karena mereka kalau sudah candu lari jadi tiap waktu akan cari event-event lari,” pungkasnya. (bay)
Editor : Yosep Awaludin