RADAR BOGOR - Akses jalan warga di Desa Leuwibatu, Rumpin, Kabupaten Bogor sempat terputus akibat longsor yang terjadi di area tebing dekat Madrasah Ibtidaiyah Assohiliah, Sabtu 4 April 2026.
Material tanah yang runtuh menutup jalur utama warga di Kampung Lewibatu, RT 01/01.
Peristiwa ini bermula dari hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak sore hingga pagi hari. Kondisi tanah yang labil akhirnya memicu longsornya tebing di sekitar lingkungan sekolah.
Informasi awal mengenai kejadian tersebut disampaikan oleh warga setempat yang melihat langsung longsoran tanah menutup badan jalan.
Laporan itu kemudian ditindaklanjuti oleh aparat.
Kapolsek Rumpin, Kompol Suyoko bersama anggota Bhabinkamtibmas, BPBD, serta Satpol PP langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan.
Baca Juga: Banjir dan Longsor Terjang Leuwibatu Bogor, Air Kali Cikaniki Meluap Rendam Permukiman Warga
Dalam keterangannya, Kapolsek Rumpin, Kompol Suyoko menjelaskan, longsoran tanah sempat menghambat aktivitas warga karena akses jalan tidak bisa dilalui kendaraan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kali ini.
"Tetap waspada," ucap Kapolsek Rumpin kepada Radar Bogor.
Namun, kerugian materi diperkirakan mencapai sekitar Rp5 juta akibat dampak longsor tersebut.
Petugas gabungan bergerak cepat melakukan pembersihan material tanah.
Setelah proses evakuasi selesai, jalan yang sebelumnya tertutup kini sudah dapat dilalui kembali oleh masyarakat.
Saat ini, pihak kepolisian juga telah berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam untuk langkah penanganan lanjutan guna mengantisipasi potensi longsor susulan.
Warga pun diimbau untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras kembali terjadi mengingat kondisi tanah di sekitar lokasi masih rentan bergerak. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim