RADAR BOGOR - Banjir kembali merendam permukiman warga di Kampung Leuwiranji RT 02 RW 02, Desa Sukamulya, Rumpin, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 4 April 2026.
Banjir disebut bukan kejadian baru, melainkan peristiwa yang kerap terjadi setiap kali hujan turun dengan intensitas tinggi.
Air dengan cepat masuk ke dalam rumah warga, mengganggu aktivitas sehari-hari dan menimbulkan kekhawatiran akan kerusakan barang-barang di dalam rumah.
Baca Juga: Dapur Toko Roti di Jalan Sancang Kota Bogor Kebakaran, Diduga karena Tabung Gas Bocor
Kondisi ini diperparah oleh sistem drainase yang dinilai tidak berfungsi optimal.
Ketua RT 02, Madroni menjelaskan, banjir yang terjadi di wilayahnya sudah menjadi masalah berulang.
Ia menyampaikan, saluran air yang rusak menjadi penyebab utama meluapnya air ke permukiman warga saat hujan turun.
Menurutnya, warga sangat berharap adanya perhatian dari pihak terkait untuk segera melakukan perbaikan atau pembangunan drainase yang lebih memadai agar masalah ini tidak terus berulang.
"Harapannya bisa secepatnya dibangun gorong-gorong," ucapnya kepada Radar Bogor.
Hal serupa juga dirasakan oleh salah satu warga, Andi, yang mengaku rumahnya hampir selalu terdampak banjir setiap kali hujan turun.
Baca Juga: Viral Aksi Nekat di Tol Kemayoran, 2 Pengemudi Terlibat Saling Tabrak hingga Hambat Lalu Lintas
Ia menyebut, kondisi saluran air yang tersumbat membuat air tidak dapat mengalir dengan lancar, sehingga mudah meluap ke lingkungan sekitar.
Warga berharap, adanya solusi jangka panjang dari pemerintah setempat untuk mengatasi persoalan ini.
Tanpa perbaikan sistem drainase, banjir dikhawatirkan akan terus menjadi ancaman rutin bagi masyarakat di kawasan tersebut, terutama saat musim hujan tiba. (sir)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim