RADAR BOGOR – Satuan Lalu Lintas Polres Bogor kembali memberlakukan sistem lalu lintas normal dua arah di kawasan Puncak pada Sabtu, 4 April 2026 malam, setelah sebelumnya dilakukan rekayasa one way untuk mengurai kepadatan arus kendaraan.
Kasat Lantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto mengatakan normalisasi dua arah arus lalu lintas mulai diberlakukan sejak pukul 18.00 WIB.
"Sudah kami berlakukan normal dua arah, setelah sebelumnya dilaksanakan one way dari arah Puncak ke Jakarta dari pukul 13.00 WIB sampai dengan 18.00 WIB tadi," ujar Iptu Afif kepada Radar Bogor, Sabtu, 4 April 2026.
Ia menjelaskan, berdasarkan data jumlah kendaraan dari arah Jakarta menuju Puncak pada hari ini mencapai 33 ribu unit. Angka tersebut mengalami penurunan sekitar 10 persen dibandingkan hari sebelumnya.
Sementara itu, arus kendaraan yang kembali dari arah Puncak, termasuk dari Bandung dan Cianjur menuju Jakarta, justru mengalami peningkatan signifikan.
"Jumlahnya dibandingkan hari kemarin meningkat sebesar 15 persen, jadi ada penambahan 4 ribu kendaraan yang telah melaksanakan wisata kembali ke Jakarta," katanya.
Afif menambahkan, kondisi lalu lintas hari ini didominasi oleh kendaraan wisatawan yang telah selesai berlibur dan kembali ke Jakarta. Hingga pukul 18.00 WIB, total kendaraan yang melintas tercatat mencapai 64 ribu unit, meningkat sekitar 3 persen dibandingkan hari sebelumnya pada jam yang sama.
Meski secara umum arus lalu lintas terpantau lancar, sempat terjadi perlambatan pada sore hari, tepatnya antara pukul 16.00 hingga 17.00 WIB. Hal ini disebabkan lonjakan arus balik dari kawasan Puncak menuju Jakarta.
"Jadi, lonjakan arus kendaraan kami lakukan antisipasi. Namun, antrean pada saat di gerbang tol itu membutuhkan kerja sama khusus dengan Jasa Marga," ungkapnya.
Menurutnya, hal tersebut membuat pihaknya menerapkan mobile tap untuk mempercepat antrean kendaraan yang akan kembali dari Puncak menuju Jakarta.
Ia juga menyebutkan, berdasarkan pantauan pihaknya bersama Jasa Marga, pergerakan kendaraan wisata pada malam hari tidak terlalu signifikan, sehingga sistem dua arah dinilai masih efektif diberlakukan.
"Untuk hari ini kami fokuskan pada kendaraan yang telah selesai melaksanakan wisata di Puncak. Demikian juga dengan hari esok," tutupnya. (Cr1)
Editor : Eka Rahmawati