RADAR BOGOR – Bencana tanah longsor yang dipicu hujan deras melanda Kampung Ciparengga, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, Jumat 3 April 2026 malam.
Peristiwa tersebut mengakibatkan saluran irigasi tertutup material longsor hingga memicu banjir yang merendam permukiman warga di Sukaraja.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menyampaikan bahwa longsor terjadi sekitar pukul 19.00 WIB setelah wilayah Sukaraja diguyur hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu cukup lama.
Baca Juga: Kabar Gembira! Penyaluran Bansos Triwulan 2 Tahun 2026 Dipercepat, Ini Info Lengkapnya
"Dikarenakan hujan deras yang cukup lama dan kondisi tanah yang labil menyebabkan tanah longsor," ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu 4 April 2026.
Ia menjelaskan, longsor memiliki panjang sekitar 8 meter dengan tinggi kurang lebih 3 meter menutupi saluran irigasi.
Dampaknya, sebanyak enam unit rumah di Sukaraja terdampak banjir dengan ketinggian air mencapai 100 hingga 150 sentimeter.
"Enam unit rumah terdampak banjir, sebanyak tujuh kepala keluarga atau 21 jiwa mengungsi dirumah saudara dialamat yang sama," katanya
Saat ini, kondisi banjir dilaporkan telah berangsur surut. Meski demikian, material lumpur sisa banjir masih menutupi area terdampak dan belum dibersihkan.
"Untuk penanganan dilanjutkan hari ini dengan gotong royong bersama warga setempat," pungkasnya.
Ia menambahkan, perlu adanya penanganan lanjutan dari instansi terkait guna mengantisipasi potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah di lokasi masih rawan jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin