RADAR BOGOR – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor sepanjang Sabtu 4 April 2026 memicu puluhan kejadian bencana di berbagai wilayah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor mencatat total 23 kejadian yang tersebar di 11 kecamatan dan 21 desa/kelurahan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, mengungkapkan bahwa bencana yang terjadi didominasi oleh tanah longsor dan banjir, serta sebagian lainnya akibat angin kencang.
Baca Juga: Canggih, AWS Komunitas IPB University Bantu Petani Prediksi Cuaca dan Cegah Gagal Panen
“Jumlah kejadian sebanyak 23, terdiri dari 3 kejadian angin kencang, 10 kejadian tanah longsor, dan 10 kejadian banjir,” ujarnya kepada Radar Bogor, Sabtu 4 April 2026.
Ia merinci, kejadian angin kencang terjadi di Kecamatan Jonggol (Desa Sukasirna), Kecamatan Kemang (Desa Jampang), serta Kecamatan Cibinong (Kelurahan Pakansari).
Sementara itu, tanah longsor terjadi di sejumlah wilayah, di antaranya Kecamatan Jonggol (Desa Sukasirna), Rumpin (Desa Leuwibatu, Rabak, dan Sukasari), Sukaraja (Desa Cilebut Timur).
Baca Juga: TPT di Bojonggede Bogor Longsor, Satu Rumah Rusak Berat, Tiga Warga Dilarikan ke Rumah Sakit
Kemudian Dramaga (Desa Ciherang), Ciseeng (Desa Parigi Mekar), Bojonggede (Desa Cimanggis), Gunung Sindur (Desa Cibadung), serta Kemang (Desa Bojong).
Adapun bencana banjir melanda Kecamatan Rumpin (Desa Gobang, Sukamulya, dan Sukasari), Klapanunggal (Desa Klapanunggal), Gunung Sindur (Desa Pengasinan).
Kemudian Kemang (Desa Kemang), Bojonggede (Desa Cimanggis), Parung (Desa Waru dan Warujaya), serta Ciseeng (Desa Cibeuteung Muara).
Baca Juga: Gandeng Bintang Sepak Bola Dunia, LEGO Rilis Produk Spesial Edisi Piala Dunia 2026
"Langkah yang di laksanakan di antaranya koordinasi dengan aparat setempat, melakukan tindakan sesuai SOP, melakukan kaji cepat dan analisa dilokasi bencana, serta memberikan edukasi kebencanaan dan himbauan," tutupnya. (cr1)
Editor : Yosep Awaludin