RADAR BOGOR – Hujan deras yang mengguyur wilayah Parung Panjang, Kabupaten Bogor, pada Sabtu 4 April 2026 sore menyebabkan banjir yang merendam ribuan warga di sejumlah perumahan di Desa Cibunar.
Luapan air dari Kali Cimanceri menjadi pemicu utama banjir di Parung Panjang setelah curah hujan tinggi berlangsung dalam waktu cukup lama.
Ketinggian air dilaporkan mencapai antara 50 hingga 200 sentimeter di beberapa titik permukiman warga Parung Panjang.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor menjelaskan, intensitas hujan yang tinggi menyebabkan debit air meningkat dan meluap ke area permukiman warga.
“Hujan deras yang terjadi cukup lama mengakibatkan aliran Kali Cimanceri meluap hingga masuk ke kawasan permukiman,” ujarnya, Minggu 5 April 2026.
Ia menambahkan, kondisi sungai yang mengalami pendangkalan turut memperparah situasi sehingga air lebih mudah meluber ke wilayah perumahan.
Baca Juga: 7 Nama Kandidat Ketua DPC PKB Kota Bogor Muncul di Muscab, Keputusan Final Ditentukan DPP
“Selain curah hujan tinggi, faktor pendangkalan sungai juga menjadi penyebab banjir semakin meluas,” jelasnya.
Banjir tersebut berdampak pada tiga kawasan perumahan, yakni Perumahan Savana RT 07/01 Desa Bunar dengan 211 jiwa terdampak.
Perumahan Pesona Indonesia RT 04/01 sebanyak 39 jiwa, serta Perumahan Puri Harmoni 8 RT 02/03 dengan jumlah terdampak mencapai 622 jiwa.
Meski tidak menimbulkan korban jiwa maupun kerusakan fasilitas, banjir sempat memaksa puluhan kepala keluarga di Parung Panjang mengungsi ke tempat yang lebih aman.
“Sekitar 66 kepala keluarga sempat mengungsi di Masjid Jami Al-Ikhlas saat kondisi banjir masih tinggi,” tuturnya.
Saat ini, kondisi air dilaporkan telah surut dan warga mulai kembali ke rumah masing-masing. (abl)
Editor : Yosep Awaludin