RADAR BOGOR - Dalam rangka Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), menggelar kegiatan sosial berupa pemeriksaan kesehatan gratis dan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat di Cibinong, Kabupaten Bogor.
Kegiatan bakti sosial dan pemeriksaan kesehatan gratis itu dilaksanakan di Lapangan Taman Pahlawan Pondok Rajeg, Cibinong, pada Rabu 8 April 2026.
Program pemeriksaan kesehatan gratis dan bakti sosial ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat sekaligus memperingati momentum Hari Bakti Pemasyarakatan.
Baca Juga: Kunci Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen, Menkeu Purbaya Dorong Iklim Usaha Kondusif
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI, Jenderal Pol (Purn) Agus Andrianto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus pengabdian kepada masyarakat.
“Hari ini kami melaksanakan kegiatan bakti kesehatan dan bakti sosial di wilayah Cibinong sebagai bagian dari peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62,” ujarnya.
Agus menjelaskan, program tersebut juga merupakan implementasi dari berbagai kebijakan strategis pemerintah pusat di bawah arahan Presiden Republik Indonesia.
Baca Juga: Diserbu 568 Ribu Pelamar, Instansi Ini Diprediksi Tetap Jadi Favorit di Pendaftaran CPNS 2026
Menurutnya, sejumlah program prioritas telah dijalankan, mulai dari Makan Bergizi Gratis (MBG), layanan pemeriksaan kesehatan, pembangunan sekolah rakyat, hingga perbaikan fasilitas pendidikan yang sebelumnya kurang mendapatkan perhatian.
“Berbagai program prioritas Presiden terus kami dukung dan jalankan, termasuk pembangunan sekolah unggulan seperti Garuda, sekolah rakyat di setiap kabupaten, serta penguatan koperasi Merah Putih,” jelasnya.
Ia menambahkan, Kemenimipas juga memiliki rencana untuk membangun fasilitas klinik di setiap lembaga pemasyarakatan (lapas) dan rumah tahanan (rutan) di seluruh Indonesia.
Baca Juga: SMAN 11 Kota Bogor Mulai Terima Siswa Baru, Sementara Dititipkan di SMAN 2
Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan, tidak hanya bagi warga binaan, tetapi juga masyarakat di sekitar lingkungan lapas dan rutan.
“Ke depan, petugas pemasyarakatan tidak hanya bertugas merawat warga binaan, tetapi juga dapat memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat. Jika diperlukan penanganan lanjutan, akan dirujuk ke rumah sakit,” terangnya.
Menurut Agus, keberadaan klinik tersebut akan menjadi bagian dari tindak lanjut kebijakan pemerintah dalam memperluas akses layanan kesehatan secara merata.
Selain itu, dalam kesempatan tersebut, ia juga mengajak masyarakat untuk memperkuat ketahanan pangan di tengah dinamika global yang tengah berlangsung.
Baca Juga: Perluas Jangkauan Pembacanya, Novel Laut Bercerita Kini Hadir dalam Terjemahan Bahasa Thailand
“Kami berharap setiap keluarga bisa ikut berkontribusi dalam mewujudkan kemandirian pangan. Dengan upaya bersama, cita-cita ketahanan pangan nasional dapat tercapai,” pungkasnya. (abl)
Editor : Yosep Awaludin