Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Heboh! 106 Warga Tanjungsari Bogor Diduga Keracunan MBG, Begini Penjelasan SPPG dan Dinkes

Muhammad Ali • Rabu, 8 April 2026 | 20:35 WIB
Ilustrasi MBG. Ratusan warga di Tanjungsari Kabupaten Bogor diduga mengalami keracunan. Foto: Laman KemenPAN-RB.
Ilustrasi MBG. Ratusan warga di Tanjungsari Kabupaten Bogor diduga mengalami keracunan. Foto: Laman KemenPAN-RB.

RADAR BOGOR – Sebanyak 106  warga dilaporkan mengalami dugaan keracunan usai mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG) di wilayah Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, pada Senin, 6 April 2026.

Peristiwa dugaan keracunan tersebut terjadi setelah para warga Tanjungsari Bogor menerima dan mengonsumsi menu MBG yang disalurkan kepada penerima manfaat, termasuk lingkungan sekolah dan Posyandu.

Hingga kini, penyebab pasti dugaan keracunan MBG di Tanjungsari Bogor masih dalam proses penelusuran.

Baca Juga: Kesya Nayla Zhafira Bersinar di Kancah Dunia, Pemkot Bogor Beri Apresiasi Pelajar Berprestasi Internasional

Perwakilan Dapur SPPG Pasir Tanjung Reynaldi mengatakan, bahwa sampel makanan yang dikonsumsi para siswa saat ini tengah diuji di laboratorium untuk mengetahui kandungan yang diduga menjadi penyebab kejadian tersebut.

“Menyikapi suatu persoalan di tengah masyarakat dan Posyandu sebagai penerima manfaat, kalau untuk sementara ini sampel makanan sedang diuji lab, karena yang terkena dampak diduga keracunan ada sebanyak 106 korban,” ujarnya kepada wartawan, Rabu, 8 April 2026.

Ia menjelaskan, uji laboratorium dilakukan guna memastikan kandungan dalam makanan serta menjawab penyebab banyaknya korban yang mengalami gejala keracunan.

Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih di Bogor Masuki Era Digital Lewat Pelatihan AI

“Untuk sementara ini sampel makanan sedang diuji lab untuk mengetahui kandungan apa di dalamnya dan untuk menjawab suatu permasalahan banyaknya korban yang jatuh sakit diduga keracunan dari SPPG kami,” tuturnya.

Reynaldi menegaskan pihaknya bertanggung jawab penuh atas kejadian tersebut, termasuk memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis hingga pulih.

“Kita bertanggung jawab penuh dan kami akan berkomitmen pengobatan sepenuhnya kepada semua korban agar kembali sehat dan harapan ke depannya, kita berharap ini menjadi salah satu upaya kita untuk meningkatkan kualitas makanan di dapur SPPG Pasir Tanjung agar tidak terulang kembali di kemudian hari,” ungkapnya.

Baca Juga: Mobil Listrik Ibu-Ibu di Tamansari Bogor Terperosok Drainase, Begini Kronologinya

Ia juga menyebutkan bahwa seluruh siswa yang sempat mengalami gejala kini telah kembali ke rumah masing-masing setelah mendapatkan penanganan medis.

Sebelumnya, sempat dilaporkan masih ada satu korban yang menjalani perawatan.

“Info yang saya dapat di lapangan ada satu orang yang masih dirawat kemarin, tetapi kebetulan semalam juga saya sudah keliling bahwa semua korban sudah pulang ke rumah masing-masing,” jelasnya.

Baca Juga: Duit Rp125 Juta Raib, Komplotan Curas Modus Investasi Bodong Dibekuk Polisi di Babakan Madang Bogor

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor dr. Fusia Meidiawaty membenarkan adanya kejadian tersebut dan menyatakan bahwa proses penelusuran masih berlangsung.

“Sedang dilakukan penelusurannya dan sekarang masih berlangsung,” pungkasnya.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
#bogor #keracunan #Mbg #tanjungsari