RADAR BOGOR - Insiden ledakan yang terjadi di lapangan padel di Desa Ciangsana, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, kini tengah dalam penyelidikan aparat kepolisian.
Peristiwa yang terjadi Kamis 9 April 2026 tersebut, tidak hanya mengejutkan warga sekitar, tetapi juga menimbulkan kerusakan pada sejumlah bangunan di sekitar lokasi.
Kapolsek Gunung Putri, Kompol Aulia Robby mengungkapkan, pihaknya telah memeriksa tiga orang saksi guna mengungkap penyebab pasti ledakan.
Baca Juga: CPNS 2026 Segera Dibuka! Ini Bocoran Strategi Jitu Agar Peluang Lolos Jadi ASN Semakin Besar
"Sementara baru tiga orang yang diperiksa," kata Kapolsek kepada wartawan.
Salah satu saksi yang dimintai keterangan adalah pemilik lapangan padel tersebut.
Ia menjelaskan, pemeriksaan awal sudah dilakukan, meski keterangan tersebut masih belum dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) dan jumlah saksi kemungkinan akan terus bertambah seiring pengembangan kasus.
Baca Juga: Baliho Liar Copot, Sampah 1 Truk Bersih, Tim Maung ASRI Depok Diapresiasi Supian Suri
Untuk memastikan penyebab ledakan, polisi juga telah melibatkan tim Laboratorium Forensik (Labfor).
Menurut Aulia Robby, hasil pemeriksaan dari tim forensik masih ditunggu sehingga pihak kepolisian belum dapat memberikan kesimpulan resmi terkait sumber ledakan.
Di sisi lain, langkah pengamanan telah dilakukan dengan memasang garis polisi di area kejadian agar tetap steril.
Proses penyelidikan pun terus berlanjut guna mengumpulkan bukti tambahan.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor menyampaikan dugaan awal terkait insiden tersebut.
Staf Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Jalaluddin menyebutkan, ledakan diduga berasal dari kebocoran tabung gas di area dapur kantin lapangan padel.
Baca Juga: UMKM Perempuan Bersinar: Wastra Nusantara Kini Jadi Busana Global Lewat BRI
Ia menjelaskan bahwa kebocoran gas tersebut memicu ledakan yang berdampak pada kerusakan fasilitas di lokasi, termasuk kantin lapangan dan tembok pagar SDN 03 Ciangsana yang berada tidak jauh dari titik kejadian.
Hingga saat ini, aparat masih terus mendalami penyebab pasti insiden tersebut dengan menggabungkan hasil olah tempat kejadian perkara dan investigasi laboratorium forensik. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim