Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemkab Bogor Lantik 410 ASN, Mulai dari CPNS Formasi 2024, Kepala Sekolah hingga Pejabat Fungsional

Abilly Muhamad • Kamis, 9 April 2026 | 22:27 WIB
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika saat menyampaikan keterangan. (Foto:Billy/Radar Bogor)
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika saat menyampaikan keterangan. (Foto:Billy/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melantik 410 orang ASN untuk mengisi kekosongan jabatan di lingkup pendidikan hingga pemerintah.

Sebanyak 410 orang yang dilantik meliputi 7 CPNS Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD), CPNS formasi tahun 2024 342 orang, pengukuhan Kepala Sekolah SD 30 orang, Rotasi Kepala Sekolah 30 orang serta Pejabat Fungsional 1 orang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika mengatakan bahwa, pelantikan ini dilakukan seperti biasanya sesuai dengan hak-haknya.

"Pada hari ini kita melaksanakan itu di mana memang pada kebiasannya, haknya pada waktu-waktu tertentu untuk CPNS, setelah perjalanan 1 tahun kemudian ada pengukuhan menjadi pegawai negeri sipil," ungkap Ajat, Kamis, 9 April 2026.

Baca Juga: Bayar Pajak Kendaraan Tanpa KTP Pemilik Pertama Gagasan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Warga Kota Bogor: Bayar di Samsat Makin Praktis

Dalam pelantikan kali ini, Ajat mengingatkan terhadap para pendidik khususnya yang berada di kewenangan Pemkab Bogor.

Karena, kata dia, investasi terbaik di Kabupaten Bogor saat ini yakni sumber daya manusia dan berharap, integritas menjadi hal paling pokok bagi para guru saat ini.

"Mereka hanya mau didik, mereka harus menjadi tauladan bukan hanya pengajar, tapi memang menjadi panutan," pesan Ajat. 

Baca Juga: Bertambah, Inspektorat Periksa 14 ASN Soal Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan di Pemkab Bogor, bakal Segera Umumkan ke Publik

Tak hanya itu bagi kepala sekolah, menurut Ajat bukan hanya sebatas mengajar, tetapi juga harus menjadi pemimpin yang baik menjadi contoh untuk guru-guru.

"Jadi harus paham, bukan hanya tentang mengajar tapi harus paham manajemen sekolah, harus paham bagaimana mengelola sarana prasarana dan lain-lain. Itu saya kira penekanan mereka," pungkasnya.(abl)

Editor : Eka Rahmawati
#bogor #asn #cpns