Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Bapperida Kabupaten Bogor Perkuat Peran TKPK, Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Tangani Kemiskinan

Muhammad Ali • Kamis, 9 April 2026 | 23:09 WIB
Workshop bersama Yayasan Relief Islami Indonesia di kantor Bapperida, Cibinong Kabupaten Bogor, Kamis, 9 April 2026. (Dok. Diskomonfo Kabupaten Bogor)
Workshop bersama Yayasan Relief Islami Indonesia di kantor Bapperida, Cibinong Kabupaten Bogor, Kamis, 9 April 2026. (Dok. Diskomonfo Kabupaten Bogor)

RADAR BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) terus mendorong penguatan kolaborasi lintas sektor guna memaksimalkan fungsi Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) sebagai ujung tombak dalam upaya penanganan kemiskinan yang terintegrasi.

Upaya tersebut diwujudkan lewat penyelenggaraan workshop bersama Yayasan Relief Islami Indonesia yang berlangsung di kantor Bapperida pada Kamis, 9 April 2026. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan sinergi antara perangkat daerah, lembaga non-pemerintah, sektor swasta, serta masyarakat dalam mendorong pemberdayaan kelompok miskin.

Sekretaris Bapperida Kabupaten Bogor, Titi Sugiarti, menegaskan bahwa penguatan peran TKPK menjadi faktor penting agar seluruh program pengentasan kemiskinan dapat berjalan secara terpadu dan tepat sasaran.

Baca Juga: Pasca Borong 23 Medali di ASEAN Para Games 2025, Pemkab Bogor Perkuat Dukungan untuk Atlet Disabilitas

Ia menyampaikan bahwa penanganan kemiskinan tidak dapat dilakukan secara terpisah, melainkan membutuhkan koordinasi yang kuat melalui TKPK agar berbagai intervensi lintas sektor dapat terintegrasi, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Penanggulangan kemiskinan tidak bisa dilakukan secara parsial, diperlukan orkestrasi yang kuat melalui TKPK agar seluruh intervensi lintas sektor dapat terintegrasi, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” ujar Titi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa melalui kegiatan ini, TKPK diharapkan mampu semakin mengokohkan perannya sebagai koordinator utama dalam menyelaraskan kebijakan, program, serta kegiatan penanggulangan kemiskinan di berbagai perangkat daerah.

Baca Juga: Pemkab Bogor Lantik 410 ASN, Mulai dari CPNS Formasi 2024, Kepala Sekolah hingga Pejabat Fungsional

Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum strategis untuk menyatukan langkah, menyelaraskan program, serta memastikan setiap intervensi memiliki target yang jelas dan terukur.

Ia juga menambahkan bahwa pendekatan graduasi terus diperkuat sebagai strategi utama. Pendekatan ini tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga menitikberatkan pada proses pemberdayaan berkelanjutan hingga masyarakat mampu mandiri dan keluar dari kemiskinan secara permanen.

Baca Juga: Bersarang di Permukiman Warga, Sarang Tawon Vespa di Rumpin Bogor Dievakuasi Damkar

Ke depan, Pemkab Bogor menekankan pentingnya integrasi data kemiskinan, penajaman sasaran bagi rumah tangga miskin ekstrem, serta penguatan sistem monitoring dan evaluasi berbasis hasil.

Titi menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut membutuhkan sinergi yang kuat dari berbagai pihak, dengan TKPK sebagai pusat koordinasi. Dengan penguatan ini, diharapkan TKPK di Kabupaten Bogor semakin efektif dalam mengorkestrasi upaya penanggulangan kemiskinan secara menyeluruh.

Ia pun menutup dengan menekankan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama. Dengan dukungan semua pihak dan penguatan peran TKPK, percepatan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Bogor diyakini dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan(Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
#kemiskinan #Bapperida #kabupaten bogor