RADAR BOGOR - Upaya menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan terus dilakukan aparat kepolisian di wilayah Dramaga, Kabupaten Bogor.
Kali ini, jajaran Polsek Dramaga menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) yang menyasar salah satu hotel melati di kawasan Dramaga, Sabtu (11/4).
Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Dramaga, Iptu Agripinus Motani Zalukhu, dengan melibatkan unsur Satpol PP kecamatan.
Penindakan dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan dari warga yang merasa resah terhadap aktivitas di lokasi tersebut.
Hotel tersebut, diduga kerap digunakan oleh pasangan yang bukan suami istri untuk berbuat terlarang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung mendatangi lokasi dan melakukan pemeriksaan di sejumlah kamar.
Baca Juga: Lady Gaga dan Doechii Berkolaborasi di Lagu Runway, Jadi Soundtrack Film The Devil Wears Prada 2
Hasilnya, sebanyak 10 orang berhasil diamankan karena didapati berduaan di dalam kamar tanpa ikatan pernikahan.
Mereka kemudian dibawa untuk dimintai keterangan lebih lanjut.
Kapolsek Dramaga, Iptu Agripinus Motani Zalukhu menjelaskan, tindakan ini merupakan respons atas laporan masyarakat sekaligus bagian dari upaya menjaga ketertiban umum.
Baca Juga: Rekomendasi Sarapan di Suryakencana Bogor, Roti Gandum Hangat Ini Dibanderol Mulai Rp7 Ribuan
"Berkat dukungan dan laporan masyarakat," ujarnya kepada wartawan.
Ia menyampaikan, para pihak yang terjaring diberikan pembinaan dengan membuat surat pernyataan, serta pihak keluarga mereka turut dihubungi.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala guna menekan praktik penyakit masyarakat di wilayah hukum Dramaga.
Selain itu, pihaknya juga memberikan peringatan kepada pengelola hotel agar lebih selektif dalam menerima tamu.
Menurutnya, jika imbauan tersebut tidak diindahkan, maka bukan tidak mungkin pemerintah daerah akan mengambil langkah tegas, termasuk pencabutan izin operasional.
Operasi ini menjadi bagian dari komitmen aparat dalam merespons keresahan warga serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif di tengah masyarakat. (wil)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim