RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama Polres Bogor bergerak cepat dengan membentuk tim khusus lintas instansi untuk mempercepat penanganan praktik pungutan liar (pungli) di wilayah Kabupaten Bogor.
Kesepakatan Pemkab dan Polres Bogor tersebut muncul dalam rapat perencanaan kegiatan yang dipimpin Waka Polres Bogor Kompol Rizka Fadhila, pada Selasa, 14 April 2026.
Pertemuan Pemkab dan Polres Bogor itu turut dihadiri sejumlah instansi, seperti Inspektorat, Bakesbangpol, BPKAD, serta Bagian Perundang-Undangan Sekretariat Daerah.
Baca Juga: Lima Hari Pencarian, Lansia Hanyut di Sungai Ciliwung Bogor Ditemukan Tak Bernyawa
Pemkab dan Polres Bogor menargetkan tim ini segera terbentuk dan langsung turun ke lapangan dalam waktu dekat sebagai wujud komitmen bersama dalam memberantas pungli secara berkelanjutan.
Tim tersebut nantinya akan melibatkan unsur pemerintah daerah, kepolisian, dan TNI untuk memperkuat upaya penertiban yang selama ini juga dilakukan oleh Satpol PP.
Setiap temuan di lapangan akan ditindaklanjuti melalui kajian yustisi guna mengkaji aspek penegakan Peraturan Daerah (Perda), termasuk kemungkinan pemberian sanksi bagi para pelanggar.
Baca Juga: BGN dan Kadin Bogor Luncurkan SPPG Cijujung, Angkat Ekonomi Petani hingga UMKM
Kegiatan akan difokuskan pada titik-titik rawan pungli yang menjadi sorotan masyarakat, seperti kawasan wisata Puncak dan area lingkar Stadion Pakansari.
Selain itu, tim juga akan menyoroti persoalan lain di wilayah tersebut, termasuk maraknya kasus kehilangan kendaraan di area parkir.
Waka Polres Bogor Kompol Rizka Fadhila menekankan pentingnya respons cepat, dan sinergi antarinstansi dalam menangani isu pungli yang berkembang di masyarakat.
Baca Juga: Bukan Cuma SD-SMA, Kini PAUD Juga Dapat Bansos PIP 2026, Buruan Cek Nominal dan Jumlah Penerimanya
Ia menyebutkan, pembentukan tim ini bertujuan agar penanganan pungli dapat dilakukan secara terpadu.
Tahap awal akan difokuskan pada pemetaan kekuatan personel, pembagian tugas yang jelas, serta penentuan langkah cepat yang bisa segera dijalankan. Ia juga menegaskan bahwa aksi di lapangan harus segera dilakukan agar tidak kehilangan momentum.
Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Bogor, Ferdinando Selmi Pardede, menyatakan dukungan penuh terhadap pembentukan tim lintas instansi tersebut sebagai langkah nyata dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Baca Juga: 100 Daerah Terima Pencairan Bansos Susulan PIP dan Bantuan Beras, KPM Cek Rekening KKS dan PT Pos
Ia optimistis, dengan sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan dukungan masyarakat, praktik pungli dapat ditekan dan kepercayaan publik terhadap pelayanan pemerintah semakin meningkat.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga