RADAR BOGOR - Kasus dugaan perilaku tidak senonoh di kalangan mahasiswa kembali menjadi sorotan publik, setelah tangkapan layar percakapan grup chat viral di media sosial.
Kali ini, nama Institut Pertanian Bogor (IPB) ikut terseret dalam perbincangan hangat warganet.
Unggahan dari akun media sosial yang membocorkan isi percakapan tersebut memicu reaksi luas.
Baca Juga: DJP Jabar III Serahkan Tersangka Penerbit Faktur Pajak Fiktif ke Kejari Bogor
Dalam tangkapan layar yang beredar, terdapat dugaan konten yang mengarah pada pelecehan tidak senonoh.
Menanggapi situasi tersebut, pihak kampus langsung mengambil langkah cepat.
Direktur Kerjasama, Komunikasi, dan Pemasaran IPB University, Alfian Helmi menyatakan, kasus ini sedang dalam tahap penanganan serius oleh pihak internal kampus.
“Setiap bentuk pelanggaran terhadap tata tertib kehidupan kampus akan kami proses sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” ujarnya dalam keterangan resmi yang diterima Radar Bogor, Kamis 16 APril 2026.
Ia menjelaskan, Kantor Manajemen Keamanan, Keselamatan, dan Perlindungan Kampus (KMKKPK) IPB saat ini tengah melakukan serangkaian proses investigasi.
Tahapan tersebut meliputi pemanggilan pihak-pihak terkait, pengumpulan bukti, hingga koordinasi lintas unit di lingkungan kampus.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Mantri BRI di Lombok, Sosok Perempuan Berdaya yang Gerakkan Ekonomi Warga Sekitar
Menurut Alfian, proses ini dilakukan dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian dan kerahasiaan.
“Kami tetap menjunjung tinggi asas keadilan dalam setiap tahapan yang berjalan,” tambahnya.
Penanganan kasus ini mengacu pada Peraturan Rektor IPB University Nomor 45 Tahun 2025 tentang Tata Tertib Kehidupan Mahasiswa, yang menjadi dasar dalam menentukan langkah serta sanksi jika terbukti terjadi pelanggaran.
Baca Juga: Kabar Gembira, 1,4 Juta Penerima Bansos PKH Diproyeksikan Jadi Pengelola Koperasi Desa Merah Putih
Lebih lanjut, pihak kampus juga memastikan akan memberikan pendampingan kepada pihak yang terdampak.
IPB menegaskan, komitmennya untuk menciptakan lingkungan akademik yang aman, sehat, dan bebas dari segala bentuk pelecehan.
Sementara itu, Rektor IPB University, Alim Setiawan Slamet mengungkapkan, dirinya telah memantau kasus ini sejak awal mencuat ke publik.
“Saya sudah mengikuti perkembangan sejak kemarin dan meminta setiap laporan segera diproses sesuai aturan yang berlaku,” katanya.
Ia juga menegaskan, kampus tidak akan memberikan toleransi terhadap tindakan tidak senonoh dalam bentuk apa pun.
“Kampus harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk seluruh civitas akademika,” tegasnya.
Baca Juga: Perbaikan Tuntas, Jembatan Amblas Dekat Tugu Macan Citayam Depok Kembali Layak Digunakan
Di IPB, sejumlah mahasiswa melalui media sosial telah lebih dulu menyuarakan kekhawatiran terkait dugaan pola pelecehan yang berulang sejak awal 2026.
Mereka mendesak agar pihak kampus meningkatkan kecepatan, ketegasan, serta transparansi dalam penanganan kasus.
Pihak kampus pun mengimbau, seluruh elemen masyarakat untuk menahan diri dan menghormati proses investigasi yang sedang berjalan.
Baca Juga: Keren, 10 Pelajar dari SMAN 5 Kota Bogor Lolos Proposal OPSI 2026 Tingkat Nasional
IPB berjanji, akan menyampaikan perkembangan kasus ini secara berkala kepada publik, tanpa mengesampingkan prinsip kehati-hatian dan keadilan. (*)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim