RADAR BOGOR – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Bogor sejak dini hari menyebabkan jembatan penghubung antar desa di Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor amblas, Kamis, 16 April 2026.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, menyampaikan bahwa kejadian terjadi sekitar pukul 04.32 WIB di Kampung Pasirkalong, Desa Antajaya.
"Dikarenakan hujan deras dengan intensitas tinggi yang cukup lama dan meluapnya aliran sungai cigoha menyebabkan pengikisan pada lereng bawah jembatan," ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis, 16 April 2026.
Menurutnya, Jembatan Cigoha yang menjadi penghubung antara Desa Antajaya dan Desa Buanajaya mengalami kerusakan cukup parah. Struktur jembatan dilaporkan amblas dengan panjang sekitar 21 meter, tinggi 8 meter, dan lebar sekitar 6 meter.
Akibat kejadian tersebut, akses jalan di lokasi tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, bahkan pejalan kaki pun tidak bisa melintas, kondisi ini membuat aktivitas warga di dua desa terhambat.
"Apabila terjadi hujan deras kembali, dikhawatirkan terjadi longsor susulan dan berdampak lebih parah, dibutuhkan penanganan lebih lanjut dari dinas terkait," ungkapnya.
Baca Juga: Baru 2 Bulan Diresmikan, Jembatan Rp1 Miliar di Rumpin Bogor Ambruk Kepala Desa Gobang Bilang Begini
Ia menjelaskan, saat ini kebutuhan mendesak yang diperlukan di lokasi antara lain pemasangan bronjong serta pembangunan jembatan darurat jenis Bailey guna memulihkan akses warga.
"Hasil koordinasi dengan Dinas PUPR dalam jangka pendek akan di lakukan pembangunan jembatan sementara (jembatan bailey," ucapnya.
Sementara itu, petugas juga telah memasang garis darurat (emergency line) di sekitar lokasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
"Untuk saat ini jalan tidak bisa di lalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat serta pejalan kaki," pungkasnya.(Cr1)
Editor : Eka Rahmawati