Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemerintah Buka Lowongan Kerja Koperasi Merah Putih untuk Posisi Manajer, Ini Penjelasan Disnaker Kabupaten Bogor

Abilly Muhamad • Jumat, 17 April 2026 | 15:33 WIB
Petugas Koperasi Merah Putih di Hambalang, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.(Hendi Novian/Radar Bogor)
Petugas Koperasi Merah Putih di Hambalang, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.(Hendi Novian/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor menyampaikan terkait lowongan pekerjaan dalam program Koperasi Merah Putih akan membantu menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Bogor.

Pemerintah resmi membuka lowongan kerja dalam program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan tercatat sebanyak 35.476 tersedia dalam rekruitmen ini.

Rinciannya, sekitar 30 ribu lowongan untuk posisi manajer koperasi dan. 5.476 posisi lainnya untuk kebutuhan pegawai Kampung Nelayan Merah Putih dan seleksi dilakukan terbuka untuk lulusan D3,D4 dan S1 berbagai jurusan dengan IPK minimal 2,75 serta batas usia 35 tahun. 

Lowongan yang dibuka sejak 15 April hingga 24 April 2026 ini seluruh tahapan dilakukan secara daring melalui situs resmi yang disediakan pemerintah.

Baca Juga: Penyaluran Bansos PKH BPNT 2026 Difokuskan untuk Kategori Paling Miskin dan Desil 3-4 Menyusul Secara Bertahap

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bogor, Nana Mulyana mengapresiasi dan mendukung adanya lowongan pekerjaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Nana menjelaskan Kabupaten Bogor memiliki sebanyak 416 desa dan 19 kelurahan, artinya jika disatukan Kabupaten Bogor akan memiliki 435 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) apabila seluruhnya sudah terbangun.

"Seandainya kalau dari sekian koperasi itu ada lowongan kerja minimal 2, sudah berapa yang diwadahi apalagi itu kalau terkait dengan tenaga kerja," ujar Nana, Jumat, 17 April 2026.

Baca Juga: Sekda Tegaskan ASN Pemkab Bogor Harus Proaktif dan Berbasis Kinerja, Tak Ada Lagi Faktor Kedekatan

Sehingga, kata Nana, adanya lowongan pekerjaan dalam program Koperasi Merah Putih itu semoga bisa menurunkan angka pengangguran.

"Begitu juga dengan MBG, mudah-mudahan bisa membantu menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Bogor," jelasnya.

Nana menuturkan informasi yang diterima lowongan pekerjaan program koperasi itu setiap KDKMP akan diisi dengan 2 orang lulusan sarjana.

Nana menyebut, lowongan yang tersedia tentunya, salah satu menjawab masalah yang terjadi saat ini di Kabupaten Bogor yakni pengangguran.

Karena, menurut Nana dari 218 ribu pengangguran yang ada, sekitar 9 persen atau kurang lebih 19 ribu sarjana di Kabupaten Bogor belum mendapatkan pekerjaan.

"Lulusan S1 kan paling sulit mencari pekerjaan, kenapa? Karena terbentur oleh kualifikasi pendidikan yang sudah sarjana, berbeda dengan lulusan SD, SMP yang tentunya standarisasi kualifikasi gak terlalu tinggi, sehingga mereka lebih mudah mendapatkan pekerjaan yang penting berpenghasilan," terangnya.

Baca Juga: Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 per 17 April 2026, KPM Dihimbau Tetap Pantau Secara Berkala

Oleh karena itu, dengan adanya lowongan kerja KDKMP ini, Nana mengatakan akan menjadi peluang masyarakat Bogor dan juga membantu menurunkan pengangguran yang terjadi khususnya pendidikan sarjana, meski belum signifikan.

"Mudah-mudahan kualifikasi sarjana itu masuk di KDKMP tersebut sebagai penggerak, intinya kami menyambut baik dengan ada pembukaan tenaga kerja untuk KDKMP," pungkasnya.(abl)

Editor : Eka Rahmawati
#lowongan kerja #Koperasi Merah Putih #kabupaten bogor