RADAR BOGOR — Seorang pelajar berinisial SP (15) ditemukan meninggal dunia, diduga usai terlibat aksi perkelahian di wilayah Dramaga, Kabupaten Bogor, pada Jumat, 17 April 2026 sekitar pukul 18.00 WIB.
Kapolsek Dramaga, Iptu Agripinus Motani Zalukhu, menjelaskan peristiwa tersebut bermula dari laporan masyarakat terkait adanya aksi tawuran di Jalan Lingkar Dramaga, tepatnya di depan Rumah Makan Sawah Abah.
“Mendapat informasi tersebut, piket fungsi langsung menuju lokasi dan membubarkan aksi tawuran,” ujar Iptu Zalukhu kepada Radar Bogor, Sabtu, 18 April 2026.
Kapolsek Dramaga mengungkapkan, saat melakukan penyisiran di kawasan Kampung Hegar Rasa, Desa Ciherang, tepatnya di belakang sebuah minimarket, polisi menemukan seorang remaja berinisial SP dalam kondisi tergeletak dengan luka di bagian punggung.
“Oleh piket fungsi, SP dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan pengobatan. Namun, pihak rumah sakit menyatakan korban sudah meninggal dunia,” katanya.
Diketahui, korban merupakan warga Desa Petir, Kecamatan Dramaga dan masih berstatus pelajar di salah satu MTs di wilayah Purwasari, Dramaga, Kabupaten Bogor.
“Korban dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, untuk dilakukan autopsi,” imbuh Kapolsek Dramaga.
Sampai saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus tersebut, termasuk mengidentifikasi pihak-pihak yang terlibat dalam aksi yang berujung meninggalnya korban tersebut.(Cr1)
Editor : Eka Rahmawati