Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemkab Ungkap Penyebab Jembatan Gobang di Rumpin Bogor Ambruk Meski Belum Lama Diresmikan, Percepat Perbaikan

Abilly Muhamad • Minggu, 19 April 2026 | 17:11 WIB
Kondisi jembatan penghubung Rumpin dan Cigudeg Kabupaten Bogor yang ambruk di Desa Gobang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. (Hendi Novian/Radar Bogor)
Kondisi jembatan penghubung Rumpin dan Cigudeg Kabupaten Bogor yang ambruk di Desa Gobang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. (Hendi Novian/Radar Bogor)

 

RADAR BOGOR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengungkap penyebab jembatan penghubung antar kampung di Desa Gobang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor ambruk meski belum lama diresmikan.

Kepala Dinas Pemberdayaan Mayarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor, Hadijana mengatakan ambruknya pada jembatan penghubung antar kampung di Desa Gobang disebabkan bencana alam.

"Kejadian dianggap bencana alam," kata Hadijana, Minggu, 19 April 2026.

Baca Juga: Kabar Terbaru Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Tahun 2026, Begini Hasil Pengecekan Saldo Lewat Mobile Banking

Hadijana menyebut saat pengecekan langsung yang berbarengan dengan Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade, penanganan jembatan akan diusulkan menggunakan Belanja Tak Terduga (BTT).

"Wabup menyampaikan untuk perbaikan atau pembuatan jembatan akan diusulkan menggunakan BTT," jelas Hadijana.

Kemudian untuk bangunan rumah milik warga yang terdampak bencana, juga akan diusahakan penanganan oleh dinas terkait.

Baca Juga: Dari Toko Assalam Lirboyo, Agen BRILink Kediri Tembus Ribuan Transaksi hingga Jadi Jawara Nasional

"Ada ruah warga didekat jembatan yang kena bencana juga akan diusulkan penanganannya oleh DPTR," tutur dia.

Jembatan Gobang merupakan jembatan antar penghubung warga sepanjang 32 meter lebar 2 meter yang dibangun dengan anggaran Bankeu infrastuktur desa tahun 2025 sebesar Rp1 miliar.

Jembatan itu dibangun pada tanggal 9 September 2025 dan diresmikan pada 5 Maret 2026 dan Rabu, 15 April 2026 atau sekitar 2 bulan usai diresmikan ambruk akibat terkena arus deras Kali Citempuhan.

Pasca peristiwa itu terjadi, Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi atau Jaro Ade langsung meninjau ke lokasi dan menyampaikan keprihatinan atas peristiwa yang terjadi, terutama terhadap warga yang tinggal di bantaran sungai yang terdampak langsung.

"Kami mengimbau warga yang tinggal di bantaran sungai untuk sementara tidak menempati rumah nya guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan," pesan wakil bupati Bogor.

Baca Juga: Tinjau Lokasi Jembatan Ambruk di Rumpin yang Belum Lama Diresmikan, Wakil Bupati Bogor Pastikan Penanganan Cepat

Menurut Jaro Ade jembatan di wilayah Rumpin, Kabupaten Bogor itu merupakan akses vital bagi mobilitas warga serta menunjang aktifitas perekonomi desa.

Untuk itu Pemkab Bogor akan segera mengambil langkah cepat baik melalui penanganan darurat maupun perencanaan pembangunan kembali jembatan.(abl)

Editor : Eka Rahmawati
#rumpin #bogor #ambruk #jembatan