Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Kades Gobang Rumpin Bogor Sebut Jembatan Ambruk karena Faktor Alam, Berharap Dibangun Kembali

Septi Nulawam Harahap • Minggu, 19 April 2026 | 20:21 WIB
Kondisi jembatan penghubung Rumpin dan Cigudeg Kabupaten Bogor yang ambruk di Desa Gobang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. (Hendi Novian/Radar Bogor)
Kondisi jembatan penghubung Rumpin dan Cigudeg Kabupaten Bogor yang ambruk di Desa Gobang, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor. (Hendi Novian/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Ambruknya jembatan penghubung antar Kampung di Desa Gobang, Rumpin menuai perhatian publik.

Jembatan yang dibangun menggunakan Bantuan Keuangan (Bankeu) Infrastruktur Desa Tahun Anggaran 2025 senilai Rp 1 miliar itu ambruk setelah baru dua bulan diresmikan.

Rusaknya jembatan tersebut pun mengundang sejumlah pertanyaan terkait kelayakan pembangunan.

Kepala Desa Gobang, H Abdilah Alawi menyadari banyak publik yang menyoroti peristiwa ambruknya jembatan tersebut.

Baca Juga: Proyek Trem Kota Bogor bakal Dilanjutkan, Pemkot Kantongi Restu Kemenhub

"Ada yang bilang baru seumur jagung sudah rusak, dan lain sebagainya, kami juga tidak bisa menyalahkan, tetapi harus dipahami bahwa kejadian ini disebabkan oleh meluapnya air Sungai Citempuhan, akibat faktor alam," ujar Abdilah kepada Radar Bogor, Minggu, 19 April 2026.

Untuk diketahui, Jembatan Gobang sepanjang 33 meter dan lebar 2 meter itu dibangun untuk menghubungkan ke Kampung Lebak Haur, dan Desa Rabak, Rumpin Kabupaten Bogor.

Jembatan itu merupakan akses utama warga untuk kepentingan pendidikan, ekonomi, dan juga akses menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) warga Desa Gobang.

Baca Juga: Perkembangan Bansos Terbaru 19 April 2026, PKH BPNT Tahap 2 Belum Cair Sementara PIP dan Bantuan Pangan Sudah Disalurkan

Dibangun sejak 9 September 2025 lalu, Jembatan Gobang kemudian diresmikan pada 5 Maret 2026. 

Sementara kerusakan bermula pada Sabtu, 4 April 2026 dini hari. Meluapnya Sungai Citempuhan mengakibatkan tiang penyangga tengah jembatan rusak terbawa air.

Banjir juga melanda sejumlah rumah dan sarana pendidikan di Desa Gobang, satu rumah di antaranya mengalami kerusakan berat.

Kemudian pada Rabu, 15 April sekitar jam 03.30 WIB, jembatan tersebut akhirnya ambruk total hingga dan tidak bisa digunakan kembali.

Menurut Abdilah Alawi, pembangunan Jembatan Gobang itu dilakukan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Gobang dengan melibatkan pihak ketiga.

Baca Juga: Perbaikan Jembatan Gobang di Rumpin Bogor Terancam Tertunda Pasca Ambruk, DPU Kabupaten Bogor Ungkap Penyebabnya

"Saya tidak bisa berspekulasi apakah ada kesalahan dan lain sebagainya, saya dan kami khususnya masyarakat Gobang berharap agar jembatan tersebut dapat kembali dibangun untuk kepentingan warga," harapnya.

Sementara itu, Sungai Citempuhan masih sering meluap hingga ke pemukiman warga Desa Gobang, Rumpin. Hingga Sabtu, 18 April 2026 malam air masih meluap dan membanjiri sejumlah rumah warga setempat.(cok)

Editor : Eka Rahmawati
#rumpin #bogor #ambruk #jembatan