RADAR BOGOR – Pemerintah Kabupaten Bogor terus mengintensifkan penataan pasar dan pedagang kaki lima (PKL) di berbagai wilayah. Program ini dilaksanakan secara bertahap guna menciptakan lingkungan yang lebih tertib, rapi, serta nyaman bagi masyarakat.
Bupati Bogor Rudy Susmanto, menyampaikan bahwa upaya tersebut telah berjalan di sejumlah kawasan, seperti Parung dan Sentul, dan akan diperluas ke lokasi lainnya di wilayah Kabupaten Bogor.
Ia mencontohkan penataan di kawasan Pasar Parung, yang mana para PKL diarahkan untuk menempati area yang dikelola oleh PD Pasar Tohaga.
“Program ini bukan untuk menggusur pedagang, melainkan menata agar lebih tertib. Di beberapa lokasi, pedagang tetap berjualan di tempat semula dengan perbaikan fasilitas. Sementara di titik tertentu, dilakukan relokasi ke tempat yang lebih layak,” ujarnya, Senin 20 April 2026.
Menurut Rudy, langkah penataan ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah dalam mengelola pajak masyarakat, sehingga warga berhak memperoleh fasilitas publik yang memadai, termasuk kondisi infrastruktur jalan yang lebih baik.
Ia juga mengakui bahwa pembangunan dilakukan secara bertahap, mengingat luasnya wilayah Kabupaten Bogor yang mencakup puluhan kecamatan, ratusan desa, serta jumlah penduduk yang besar.
Lebih lanjut, Rudy mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung program penataan dan pembangunan yang tengah dijalankan pemerintah daerah.
“Tantangan pembangunan di Kabupaten Bogor cukup besar. Namun dengan dukungan dan kebersamaan semua pihak, kita optimistis dapat mewujudkan daerah yang lebih tertata dan maju,” pungkasnya.(Cr1)
Editor : Eka Rahmawati