RADAR BOGOR - Kelompok Usaha Pertanian PALAKKURI Kawasan Nanggung Kabupaten Bogor telah resmi mengikuti proses Sertifikasi SASPRI Nasional.
Capaian ini menjadi langkah strategis PALAKKURI Nanggung Bogor untuk memperkuat kelembagaan kelompok sebagai wadah usaha kolektif petani yang solid dan profesional.
Dengan total 23 anggota, PALAKKURI Nanggung Bogor kian siap menjalankan usaha pertanian secara berjamaah guna mewujudkan petani berdaulat dan sejahtera.
Baca Juga: KPM Punya Kesempatan Terima Bantuan Penebalan, Bansos Tahap 2 2026 Segera Cair di Akhir April
Kegiatan sertifikasi ini dihadiri oleh beberapa pihak penting, antara lain: Penilai Sebaya dari SASPRI Kawasan Cijeruk, Kabupaten Bogor, Penilai Sebaya dari SASPRI Kawasan Taman, Pemalang, Jawa Tengah, Perwakilan SASPRI Nasional, Dr. Afton Atabani, dan Panitia Sertifikasi, Nadya Asima Gravita.
Wali Kawasan PALAKKURI, Didih Radiatna menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan ini.
"Alhamdulillah, hari ini kami telah mengikuti sertifikasi SASPRI Nasional. Kehadiran para penilai sebaya yang merupakan perwakilan dari berbagai kawasan serta tingkat nasional memberikan semangat dan masukan berharga bagi kami untuk terus berkembang," ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Dr. Afton Atabani selaku Perwakilan SASPRI Nasional menyampaikan pesan penting kepada seluruh anggota PALAKKURI Kawasan Nanggung.
"Penting sekali menjaga kekompakan dan tetap konsisten dalam menjaga tujuan organisasi. Kekompakan adalah kunci keberhasilan usaha kolektif berjamaah. Selama anggota tetap solid, konsisten pada visi bersama, dan terus belajar serta bekerja keras, insya Allah kelompok ini akan mampu mewujudkan petani yang benar-benar berdaulat dan sejahtera," paparnya.
Selain itu, Kelompok Usaha Pertanian PALAKKURI juga menyatakan kesiapannya sebagai produsen hasil pertanian untuk mensupply kebutuhan sayur dan buah bagi SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor.
Dengan semangat usaha kolektif berjamaah, PALAKKURI berkomitmen menyediakan pasokan sayur dan buah yang segar, berkualitas, dan berkelanjutan guna mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Kabupaten Bogor.
Dengan keberhasilan mengikuti sertifikasi ini, Kelompok Usaha Pertanian PALAKKURI berharap dapat menjadi contoh kelompok usaha pertanian yang memberikan teladan di Kabupaten Bogor, yang mampu berkontribusi nyata terhadap ketahanan pangan daerah.
Penambahan anggota menjadi 23 orang serta keberhasilan mengikuti sertifikasi SASPRI ini menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras secara gotong royong.
"Pesan dari Dr. Afton tentang kekompakan dan konsistensi, serta kesiapan kami menyuplai kebutuhan sayur dan buah untuk SPPG, akan kami jadikan pegangan utama ke depan," tambah Didih Radiatna.
Ke depan, PALAKKURI akan terus mengembangkan usaha kolektif berbasis komoditas unggulan setempat, memperluas jaringan kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk SPPG, pedagang sayur keliling dan masyarakat di Kabupaten Bogor, serta meningkatkan kesejahteraan seluruh anggota PALAKKURI.
Kelompok Usaha Pertanian PALAKKURI mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung, khususnya para penilai, perwakilan SASPRI dari Kawasan lain, serta panitia sertifikasi.
Baca Juga: Baru Sehari Dibuka, Toko Emas di Yogya Cimanggu Avenue Bogor Langsung Diserbu Pembeli
Kelompok ini juga mengajak semua pemangku kepentingan untuk terus mendukung pemberdayaan petani di Indonesia.
"Bersama kita wujudkan petani berdaulat dan sejahtera melalui usaha kolektif berjamaah yang kompak, konsisten, dan mampu mensupply kebutuhan pangan secara berkelanjutan," tandas Didih.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga