Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Jangan Lengah! Teror Air Keras di Parungpanjang Bogor Meluas, Korban Jadi 3 Orang: Polisi Terus Buru Pelaku yang Berkeliaran

Lucky Lukman Nul Hakim • Kamis, 23 April 2026 | 17:12 WIB
Kapolsek Parungpanjang, Kompol M. Taufik.  (Foto: Nasir/ Radar Bogor)
Kapolsek Parungpanjang, Kompol M. Taufik. (Foto: Nasir/ Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Kasus penyiraman air keras yang menimpa sejumlah pelajar di wilayah Parungpanjang kian mengkhawatirkan. 

Setelah dua korban sebelumnya dirawat akibat luka serius, kini muncul satu korban baru dengan pola kejadian serupa namun di lokasi berbeda.

Peristiwa pertama terjadi pada Senin malam, 20 April 2026, di Jalan Somang, Desa Parungpanjang. 

Baca Juga: Kebutuhan Pencahayaan Tak Selalu Sama, Ini Pentingnya Pendekatan Spesifik Setiap Ruang

Dua pelajar berinisial RA dan MDH menjadi korban aksi brutal orang tak dikenal. 

Keduanya mengalami luka bakar parah di bagian wajah dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Tangerang, termasuk menjalani serangkaian operasi medis.

Situasi semakin memanas setelah laporan korban ketiga muncul di hari yang sama, sekitar pukul 17.00 WIB. 

Baca Juga: Akhirnya Bansos PKH BPNT April 2026 Sudah Tahap Akhir di SIKS NG, Ini Rincian Nominal dan Prediksi Tanggal Cair

Korban berinisial APW, juga seorang pelajar, diserang di Jalan Gunung Cabe Dago, Desa Cikuda. 

Meski lokasi kejadian berbeda, pola kekerasan yang digunakan diduga sama, yakni penyiraman cairan berbahaya.

Kapolsek Parungpanjang, Kompol M. Taufik, membenarkan adanya korban tambahan tersebut. 

Baca Juga: UIKA Resmi Buka 5 Beasiswa Unggulan 2026, Peluang Emas Generasi Muda untuk Kuliah Gratis di Bogor

Ia menjelaskan, korban mengalami luka pada bagian kepala dan wajah, serta menegaskan bahwa tempat kejadian perkara berbeda dari kasus sebelumnya.

Penanganan kasus ini kini berada di bawah koordinasi Satuan Perlindungan Perempuan dan Anak (Sat PPA) Polres Bogor. 

Aparat kepolisian telah melakukan penyelidikan intensif dengan menurunkan tim khusus guna mengungkap pelaku di balik rangkaian aksi kekerasan ini.

Baca Juga: 4 Kabar Gembira dari Kemensos 23 April 2026: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Siap Cair, Ada 25.665 Penerima Baru!

Kasat PPA dan PPO Polres Bogor, AKP Silfi Adi Putri turut turun langsung ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara. 

Ia menyampaikan, jumlah korban saat ini mencapai tiga orang dan proses penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap keterkaitan antar kejadian.

Di tengah proses hukum yang berjalan, kondisi korban masih memprihatinkan.

Baca Juga: Bank bjb Dukung Sinergi Pembangunan Daerah di Provinsi Banten, Perkuat Kolaborasi dengan Pemda dan Stakeholder

Salah satu orang tua korban, Sri Wahyuni mengungkapkan, anaknya, MDH, baru saja menjalani operasi dan kondisinya masih lemah.

Ia menjelaskan, luka bakar di bagian wajah mengharuskan anaknya menjalani beberapa tahap operasi lanjutan.

Sri Wahyuni juga menyampaikan kesulitan yang dihadapi keluarga dalam menanggung biaya pengobatan yang mencapai puluhan juta rupiah.

Baca Juga: Digitalisasi Bansos 2026 Dimulai, Terbukti Kurangi Kesalahan Penentuan Penerima Bantuan Secara Signifikan

Ia berharap, adanya bantuan dari berbagai pihak untuk meringankan beban tersebut.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum dan masyarakat setempat.

Baca Juga: Semangat Kartini Menyala di Gardu Induk: Srikandi PLN Menjaga Keandalan Listrik untuk Negeri

Polisi terus mendalami motif serta kemungkinan adanya pelaku yang sama dalam ketiga kejadian tersebut, sementara warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan di lingkungan sekitar.  (nasir)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bogor #parungpanjang #air keras