Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tingkatkan Keselamatan Ibu dan Bayi, RSUD Raden Moh Noh Nur di Leuwiliang Bogor Terapkan Metode Ilmiah

Eka Rahmawati • Kamis, 23 April 2026 | 18:03 WIB
RSUD Raden Moh Noh Nur di Leuwiliang Kabupaten Bogor menerapkan metode ilmiah demi keselamatan ibu dan bayi. (Dok. RSUD Raden Moh Noh Nur)
RSUD Raden Moh Noh Nur di Leuwiliang Kabupaten Bogor menerapkan metode ilmiah demi keselamatan ibu dan bayi. (Dok. RSUD Raden Moh Noh Nur)

RADAR BOGOR -  RSUD Raden Moh Noh Nur terus mendorong peningkatan mutu layanan kesehatan ibu dan bayi dengan mengedepankan pendekatan ilmiah yang terencana dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penerapan Quality Improvement (QI), yakni upaya sistematis untuk memperbaiki kualitas pelayanan secara konsisten di seluruh lini layanan maternal dan neonatal.

Implementasi ini diawali dengan penilaian internal yang dilakukan secara terbuka untuk menemukan berbagai celah dalam pelayanan yang masih perlu ditingkatkan.

Berdasarkan temuan tersebut, tim mutu yang melibatkan tenaga kesehatan dari berbagai disiplin menyusun langkah perbaikan yang disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan serta berbasis data.

Baca Juga: Semarak Karnaval HUT ke-80 RI di RSUD Raden Mohamad Noh Nur Bogor: Momentum Menumbuhkan Rasa Cinta Tanah Air dan Semangat Pelayanan

Dalam praktiknya, rumah sakit menerapkan metode PDSA Cycle (Plan, Do, Study, Act), sebuah pendekatan yang umum digunakan dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan. Melalui siklus ini, setiap program dirancang dengan perencanaan matang, diuji dalam pelaksanaan, kemudian dianalisis hasilnya untuk selanjutnya disempurnakan secara berulang.

Saat ini, terdapat tiga prioritas utama dalam program tersebut. Pertama, pembenahan sistem penanganan kasus kegawatdaruratan obstetri dan neonatal. Upaya ini mencakup pemetaan alur layanan secara menyeluruh, mulai dari unit gawat darurat PONEK hingga ruang bersalin, perawatan intensif neonatal, ICU, serta layanan bedah yang beroperasi sepanjang waktu.

Baca Juga: Jumat Berkah, RSUD Raden Mohamad Noh Nur Bagikan Nasi Box Pemberian Bupati Bogor kepada Keluarga Pasien

Seluruhnya didukung fasilitas penunjang seperti bank darah, laboratorium, hingga sistem rujukan terpadu agar penanganan pasien dapat berlangsung cepat dan terkoordinasi.

Kedua, penerapan standar pelayanan melalui Bundle of Care dan clinical pathway untuk kasus berisiko tinggi. Pendekatan ini bertujuan memastikan seluruh tenaga medis menjalankan prosedur yang seragam, konsisten, serta berbasis bukti ilmiah.

Ketiga, pelaksanaan audit maternal dan perinatal secara rutin. Forum ini menjadi ruang evaluasi bersama untuk membahas kasus secara terbuka dengan fokus pada perbaikan sistem, bukan menyalahkan individu.

Baca Juga: Ajak Siswa SMK Kesehatan Prof. Dr. Moestopo Menjaga Kesehatan Gigi, RSUD Raden Mohamad Noh Nur Gelar Program SIKANCIL Go To School

Selain pembenahan sistem layanan, aspek edukasi pasien juga menjadi perhatian. Sebelum pulang, ibu dan keluarga diberikan informasi terstruktur terkait tanda bahaya pascapersalinan, perawatan bayi baru lahir, serta pentingnya kontrol lanjutan.

Untuk pasien yang masih membutuhkan pemantauan, rumah sakit memastikan adanya pengawasan berkelanjutan melalui tenaga kesehatan di wilayah tempat tinggal pasien.

Sinergi antara rumah sakit dan tenaga kesehatan di komunitas diperkuat melalui sistem komunikasi terintegrasi bernama SiKeina. Melalui sistem ini, pemantauan pasien tetap berjalan secara berkesinambungan, baik selama dirawat maupun setelah kembali ke rumah.

Penguatan jejaring layanan ini juga mendapat dukungan dari MOMENTUM Country and Global Leadership (MCGL), sebuah program global yang berfokus pada percepatan penurunan angka kematian ibu dan bayi baru lahir.

Dukungan tersebut memungkinkan peningkatan kapasitas koordinasi antara fasilitas rujukan dan tenaga kesehatan di tingkat komunitas, sehingga tercipta sistem pelayanan yang lebih terintegrasi.

Baca Juga: Mahasiswa Afrika Kuliah di Bogor, UIKA Perkuat Citra Kampus Internasional Melalui Beasiswa Global

Setiap program yang dijalankan dilengkapi indikator kinerja yang jelas dan dipantau secara berkala. Hasilnya dilaporkan secara transparan kepada manajemen sebagai bentuk akuntabilitas sekaligus dasar pengambilan keputusan selanjutnya.

Sebagai salah satu rumah sakit rujukan di wilayah Bogor Barat, RSUD Raden Moh Noh Nur melayani masyarakat dari berbagai kecamatan dengan tujuan utama yang sama, yakni menjamin keselamatan ibu dan bayi.

Baca Juga: Pemberdayaan BRI Dukung UMKM Diopeni, Bangkitkan Ekonomi Perempuan dan Kembangkan Tenun Lurik ke Pasar Lebih Luas

Melalui pendekatan Quality Improvement, rumah sakit menegaskan bahwa pelayanan tidak hanya mengedepankan empati, tetapi juga didukung sistem yang kuat, tenaga profesional, dan komitmen berkelanjutan terhadap mutu.

Bagi rumah sakit ini, kualitas bukan sekadar capaian akhir, melainkan prinsip yang menjadi bagian dari praktik kerja sehari-hari dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat.

Editor : Eka Rahmawati
#RSUD Raden Moh Noh Nur #bogor #bayi #ibu