Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tragedi Siang Hari di Rumpin Bogor: Truk Tronton Merenggut Nyawa Pelajar 15 Tahun, Warga Soroti Aturan Jam Operasional

Lucky Lukman Nul Hakim • Kamis, 23 April 2026 | 19:06 WIB
Truk tronton yang terlibat kecelakaan dengan motor di Rumpin, Kabupaten Bogor, Kamis 23 April 2026. (Nasir/ Radar Bogor)
Truk tronton yang terlibat kecelakaan dengan motor di Rumpin, Kabupaten Bogor, Kamis 23 April 2026. (Nasir/ Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Kecelakaan lalu lintas kembali merenggut nyawa pelajar di wilayah Rumpin. 

Peristiwa tragis itu terjadi pada Kamis, 23 April 2026 sekitar pukul 13.30 WIB di Jalan Raya Prada Samlawi, Kampung Liwu, Desa Rumpin, Kabupaten Bogor.

Tragedi kali ini, melibatkan satu unit truk tronton dengan motor yang ditumpangi tiga orang. 

Baca Juga: Seleksi SDM Koperasi Merah Putih 2026 Dibuka, Pelamar Bisa Gunakan Materai.ID, Warga Bogor Bisa Daftar

Akibat kecelakaan itu, seorang pelajar perempuan berinisial EAP (15) meninggal dunia di lokasi kejadian setelah mengalami luka di bagian kepala.

Kapolsek Rumpin, Kompol Suyoko menjelaskan, korban merupakan warga Kampung Pagutan Tonggoh, Desa Rumpin. 

Ia menyampaikan, saat kejadian, korban tengah berboncengan bersama dua orang lainnya dalam satu sepeda motor.

Baca Juga: KPM Jangan Salah Info! Bansos PKH BPNT Tahap 2 April 2026 Masih Tahap Verifikasi Rekening, Ini Penjelasan Lengkapnya

Menurut keterangan yang disampaikan Kapolsek, kecelakaan bermula ketika truk tronton Hino berwarna hijau bernomor polisi BE 8369 UC yang dikemudikan seorang pria berinisial AK melaju dari arah Pasar Gunung Nyuncung menuju Rumpin. 

Saat tiba di lokasi kejadian, pengemudi truk melihat melalui kaca spion adanya sepeda motor yang bersenggolan hingga terjatuh.

Dalam kejadian tersebut, tubuh korban terpental ke sisi kanan jalan, tepat di jalur roda belakang truk. 

Baca Juga: Ratusan PKL Bogor Sudah Daftar ke Pasar Jambu Dua, Fasilitas Penunjang Terus Dilengkapi

Akibatnya, kepala korban tertabrak ban belakang kendaraan berat tersebut. 

Sementara dua penumpang lainnya, yakni Mulyani (48) dan Zubaidah (50), terjatuh ke sisi kiri jalan dan hanya mengalami luka ringan.

"Keduanya warga Kampung Tajur Desa Pamagar Sari, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor," ujarnya kepada wartawan.

Baca Juga: Atedoz Photobooth Buka Outlet Baru di Taman Heulang Bogor, Hadirkan 9 Tema Menarik dan Studio Foto Modern

Petugas dari Polsek Rumpin bersama jajaran Polres Bogor langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan sopir dan kendaraan yang terlibat. 

Penanganan lebih lanjut kini dilakukan oleh Unit Laka Lantas Polres Bogor.

Selain penanganan hukum, aparat kepolisian bersama Bhabinkamtibmas juga telah mendatangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Baca Juga: Atedoz Photobooth Buka Outlet Baru di Taman Heulang Bogor, Hadirkan 9 Tema Menarik dan Studio Foto Modern

Peristiwa ini kembali memicu kekhawatiran masyarakat terkait tingginya angka kecelakaan yang melibatkan kendaraan berat dan sepeda motor, khususnya di siang hari. 

Sejumlah warga pun mempertanyakan efektivitas kebijakan pembatasan jam operasional truk tronton yang telah diatur dalam peraturan daerah.

Baca Juga: Mahasiswa Afrika Kuliah di Bogor, UIKA Perkuat Citra Kampus Internasional Melalui Beasiswa Global

Masyarakat berharap, adanya pengawasan yang lebih ketat terhadap kendaraan berat agar kejadian serupa tidak terus berulang dan menambah daftar panjang korban jiwa, terutama dari kalangan pelajar. (sir)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#rumpin #bogor #truk tronton #pelajar #kecelakaan