Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

CFD Tegar Beriman Dongkrak Ekonomi dan Layanan Publik, Omzet PKL Tembus Rp90,7 Juta, Siapkan Car Free Night

Abilly Muhamad • Jumat, 24 April 2026 | 08:45 WIB
Warga memadati lokasi CFD di Jalan Tegar Beriman, Cibinong Minggu 5 April 2026.  (Foto : Hendi Novian / Radar Bogor)
Warga memadati lokasi CFD di Jalan Tegar Beriman, Cibinong Minggu 5 April 2026.  (Foto : Hendi Novian / Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Program Car Free Day (CFD) Tegar Beriman yang digagas Bupati Bogor, Rudy Susmanto terus menunjukkan dampak signifikan dari berbagai aspek, mulai dari ekonomi, pelayanan publik, edukasi, kesehatan, hingga lingkungan.

Sepanjang April 2026, kawasan CFD Tegar Beriman tidak hanya menjadi ruang olahraga, tetapi telah bertransformasi menjadi pusat aktivitas masyarakat yang produktif dan terintegrasi.

Dari sisi ekonomi, CFD Tegar Beriman mencatat capaian yang sangat menggembirakan.

Baca Juga: Pecinta Rujak Wajib Coba! Kedai Rujak Istana di Bogor Ini Punya Varian Super Lengkap

Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian, perputaran uang dari aktivitas PKL mencapai puncaknya pada 19 April 2026 dengan omzet Rp90,7 juta.

Nilai tersebut meningkat signifikan dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di kisaran Rp66,5 juta.

Dampaknya turut dirasakan langsung oleh para pedagang, dengan rata-rata pendapatan per orang mencapai sekitar Rp697 ribu.

Baca Juga: Masalah Parkir Hambat Rerouting, Dishub Batasi Angkot Masuk Pasar Jambu Dua Kota Bogor 

Kenaikan ini dipicu oleh bertambahnya jumlah pedagang, dari 130 orang di awal April menjadi 149 pedagang pada pekan ketiga.

Aktivitas perdagangan masih didominasi sektor kuliner yang menyumbang lebih dari 90 persen, terutama makanan ringan dan minuman.

Hal ini memperlihatkan bahwa CFD tidak hanya berfungsi sebagai ruang olahraga, tetapi juga berkembang menjadi destinasi wisata kuliner yang menggerakkan ekonomi mikro masyarakat.

Baca Juga: Beredar Bukti Transaksi Bansos PKH dan BPNT Rp1 Juta Cair, Cek Fakta Hasil Livin’ by Mandiri Di Sini

Selain menjadi pusat aktivitas ekonomi, CFD Tegar Beriman juga berperan sebagai ruang pelayanan publik terpadu.

Sejumlah layanan pemerintah hadir langsung untuk memudahkan masyarakat mengakses berbagai kebutuhan administrasi.

Layanan administrasi kependudukan tercatat paling diminati dengan jumlah pemohon mencapai 354 orang dalam satu hari.

Sementara itu, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencatat transaksi hingga Rp2,2 juta.

Baca Juga: Mau Bikin Bouquet Sendiri? Arunika Flower Bar Bogor Punya Banyak Pilihan Bunga

Pemerintah Kabupaten Bogor juga mendorong peningkatan literasi digital masyarakat. Fasilitas WiFi gratis di kawasan CFD dimanfaatkan oleh lebih dari 1.000 pengguna pada pekan ketiga April.

Tak hanya itu, layanan perpustakaan Pustaka Ceria juga mengalami peningkatan kunjungan hingga 220 orang, termasuk lonjakan pendaftaran anggota baru dalam waktu singkat.

Di bidang kesehatan, CFD Tegar Beriman menyediakan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang menjangkau ratusan warga setiap pekan, mulai dari cek kondisi fisik hingga skrining penyakit tidak menular.

Baca Juga: Baru di Summarecon Bogor! Trinkhaus, Cafe Bistro Buat Nongkrong dari Pagi Sampai Malam

Kegiatan donor darah yang bekerja sama dengan PMI juga rutin digelar dengan partisipasi puluhan pendonor setiap minggunya.

Dari sisi lingkungan, pelaksanaan CFD terbukti memberikan dampak positif. Data Dinas Lingkungan Hidup menunjukkan penurunan signifikan tingkat polusi udara selama kegiatan berlangsung.

Kadar partikel debu turun dari 88,36 menjadi 31,61, sedangkan tingkat kebisingan berkurang dari 71,41 desibel menjadi 56,72 desibel.

Baca Juga: Sejuk Banget! Panorama Gunung Pancaniti di Sukamakmur Bogor Bikin Betah Piknik dengan View Perbukitan dan Lautan Awan

Emisi gas berbahaya seperti nitrogen dioksida (NO₂) dan sulfur dioksida (SO₂) juga mengalami penurunan.

Program ini juga turut mendorong pertumbuhan UMKM lokal. Data Dinas Koperasi dan UMKM mencatat omzet pelaku usaha mencapai Rp39,1 juta di awal April, dengan rata-rata pendapatan tertinggi per pelaku usaha menembus lebih dari Rp1 juta.

Jumlah pelaku UMKM yang terlibat juga meningkat dari 30 menjadi 40 peserta dalam satu bulan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika menyampaikan bahwa pelaksanaan CFD di kawasan Tegar Beriman tidak hanya sekadar menghadirkan ruang bebas kendaraan, tetapi harus memberikan manfaat konkret dari sisi ekonomi, sosial, dan lingkungan.

Baca Juga: Liburan Gak Harus Mewah! Badeur Lake Danau Cisadon Bogor Sajikan Piknik Tenang di Alam Asri yang Masih Alami dan Sepi Wisatawan

Ia menegaskan, sesuai arahan Bupati Bogor, program ini diharapkan mampu memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

Tingkat kepuasan publik menjadi indikator penting dari sisi sosial, sementara peningkatan omzet UMKM menjadi tolok ukur dari aspek ekonomi.

“Pergerakan ekonomi dari pelaku UMKM sudah mulai terlihat dan bisa diukur. Ini menunjukkan CFD memberi kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat,” ujarnya, Jumat 24 April 2026.

Baca Juga: Bukan Sekadar Tempat Wisata dan Piknik, Kebun Raya Bogor Kini Jadi Experience Park dengan Wahana Baru dan Aktivitas Interaktif

Meski demikian, Ajat mengakui bahwa dampak lingkungan masih perlu dikaji lebih mendalam. Sejumlah indikator memang sudah dianalisis, namun hasilnya masih bersifat umum.

Menurutnya, secara logis penghentian aktivitas kendaraan selama beberapa jam seharusnya memberikan pengaruh signifikan terhadap kualitas lingkungan.

“Kami berharap ada kajian yang lebih komprehensif dari Dinas Lingkungan Hidup. Ketika kendaraan berhenti dan lingkungan beristirahat selama beberapa jam, semestinya ada dampak yang bisa diukur secara lebih detail,” jelasnya.

Baca Juga: Teori Sekuel Film Pengabdi Setan 3: Origin, Joko Anwar Spil Mercusuar di Tengah Laut Jadi Simbol Awal Mula Ritual Sekte

Terkait fasilitas, Pemkab Bogor terus melakukan penambahan sarana pendukung, termasuk penyediaan toilet portable.

Kantor-kantor pemerintahan di sekitar lokasi juga dibuka untuk masyarakat sebagai bentuk pelayanan yang lebih inklusif.

Selain itu, layanan dari PMI dan BPBD turut dihadirkan guna menunjang keamanan dan kenyamanan pengunjung.

Dalam pengelolaan sampah, pemerintah menerapkan aturan ketat bagi pelaku UMKM. Mereka diwajibkan menjaga kebersihan lingkungan, dan pelanggaran dapat berujung pada larangan berjualan di area CFD.

Baca Juga: KPM Pemilik KKS Mandiri Wajib Tahu, Benarkah Saldo Bansos PKH dan BPNT Sudah Masuk? Ini Hasil Pengecekan Terbaru di Livin’

“Sekarang kondisinya jauh lebih tertib karena ada kesadaran bersama untuk menjaga kebersihan,” ungkapnya.

Ke depan, Pemkab Bogor juga berencana menggelar Car Free Night pada 31 Mei mendatang dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Bogor (HJB).

Kegiatan ini akan menjadi bagian dari rangkaian acara dengan berbagai aktivitas masyarakat di malam hari.

Baca Juga: Rahasia Lolos Seleksi CPNS 2026: Bocoran Lengkap Tes Kesehatan di Berbagai Instansi, Sudah Siap?

Secara keseluruhan, CFD Tegar Beriman yang digagas Bupati Bogor, Rudy Susmanto telah berkembang menjadi ekosistem terpadu yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Program ini tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, tetapi juga memperkuat layanan publik, meningkatkan kesehatan warga, serta menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman.

Keberhasilan ini menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam menghadirkan ruang publik yang tidak hanya rekreatif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan. (abl)

Editor : Yosep Awaludin
#cfd #Rudy Susmanto #Tegar Beriman