RADAR BOGOR - Universitas Muhammadiyah Bogor Raya (UMBARA) resmi menghadirkan Program Studi Kajian Film, Televisi, dan Media sebagai langkah strategis dalam menjawab pesatnya perkembangan industri kreatif, media digital, dan komunikasi visual di era transformasi teknologi.
Program studi ini berada di bawah naungan Fakultas Sains, Teknologi, dan Komunikasi (FASTEKOM) dan dirancang untuk mencetak generasi yang kreatif, kritis, serta adaptif terhadap dinamika industri berbasis teknologi.
Peluncuran program studi ini menjadi bagian dari komitmen UMBARA dalam menyiapkan sumber daya manusia unggul yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga global.
Kurikulum yang diterapkan mengusung pendekatan Outcome Based Education (OBE) dan diselaraskan dengan kebutuhan industri media masa kini, mencakup kajian sinema, produksi audio visual, penyiaran, media digital, budaya populer, fotografi, videografi, hingga content creation multiplatform.
Kepala Program Studi Kajian Film, Televisi, dan Media UMBARA, Cahyo Wibowo menyampaikan, program ini dihadirkan sebagai ruang pengembangan bagi generasi muda yang memiliki minat di bidang kreatif dan media.
Ia menjelaskan, pendidikan yang ditawarkan tidak hanya berfokus pada keterampilan teknis, tetapi juga membangun perspektif kritis, etika komunikasi, serta kemampuan adaptasi terhadap perkembangan teknologi digital yang sangat cepat.
Selain penguatan akademik, program studi ini juga menekankan pada pengembangan kreativitas, riset media, kewirausahaan kreatif, serta kolaborasi dengan industri.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan lulusan yang siap kerja sekaligus inovatif dalam menciptakan peluang di sektor industri kreatif.
Sementara itu, Dekan FASTEKOM UMBARA, Rudi Haryono, pada kesempatan yang sama menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran program studi tersebut.
Baca Juga: Tidak Otomatis, Ini Syarat Penerima BLTS Kesra agar Dapat Juga Bansos PKH BPNT 2026
Ia menilai, bidang perfilman, televisi, dan media merupakan disiplin ilmu yang terus berkembang dan membutuhkan talenta yang relevan dengan perkembangan zaman.
Rudi juga melihat peluang besar program ini untuk diminati generasi muda, khususnya generasi Z, mengingat saat ini program serupa masih tergolong terbatas di wilayah Bogor.
Baca Juga: Sudah Dicek tapi Belum Cair? Simak Kabar Terbaru Bansos BPNT dan PKH Tahap 2 per 25 April 2026
Dengan mengusung semangat “Dari Tatar Sunda untuk Dunia”,
UMBARA menegaskan, komitmennya dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inovatif, relevan, dan mampu menjawab kebutuhan industri masa depan, khususnya di sektor kreatif dan media digital. (CWB)
Editor : Siti Dewi Yanti