RADAR BOGOR - Semangat kemanusiaan dan jiwa kepedulian pelajar kembali digaungkan melalui ajang bergengsi Palang Merah Remaja (PMR) bertajuk GELORAMAWITA (Gebyar Lomba Palang Merah Madya dan Wira Pelita) yang digelar oleh SMK Pelita Ciampea bekerja sama dengan PMI Kabupaten Bogor.
Kegiatan ini sukses menjadi ruang pembinaan generasi muda untuk mengasah keterampilan, meningkatkan solidaritas, serta menumbuhkan kesiapsiagaan dalam situasi darurat.
Acara resmi dibuka melalui apel pembukaan yang berlangsung khidmat pada pagi hari.
Kepala SMK Kesehatan Pelita, Dr. Yosa Taufik Ismail, S.T., M.Pd, bertindak sebagai pembina apel.
Dalam sambutannya, ia menegaskan, PMR memiliki peran penting sebagai ujung tombak dalam membangun karakter pelajar yang peduli dan tanggap terhadap sesama.
“Tidak hanya ekstrakurikuler, tetapi di kalangan generasi muda PMR tempat pembentukan karakter kemanusiaan yang kuat,” paparnya.
Antusiasme peserta terlihat sejak awal hingga akhir kegiatan. Tercatat sebanyak 21 SMA/sederajat turut ambil bagian dengan total 179 regu dan 412 peserta.
Sementara itu, dari tingkat SMP/sederajat, terdapat 13 sekolah dengan 124 regu dan 294 peserta yang berkompetisi dalam berbagai cabang lomba.
GELORAMAWITA menghadirkan 12 kategori perlombaan yang dirancang untuk menguji kemampuan teknis hingga kerja sama tim.
Beberapa di antaranya meliputi lomba pertolongan pertama putra dan putri, ketangkasan tandu reguler.
Selain itu tandu tutup mata campuran, tandu by one, hingga lomba edukatif seperti remaja sehat peduli sesama, desain poster, cepat tepat, olimpiade, dan perawatan keluarga.
Setiap cabang lomba menantang peserta untuk menunjukkan keterampilan sekaligus wawasan di bidang kepalangmerahan.
Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan beragam kategori penghargaan, mulai dari juara umum, juara utama 1, 2, dan 3, juara harapan, hingga kategori favorit seperti juara twibbon dan PMR unit terbaik.
Di penghujung kegiatan, persaingan ketat akhirnya melahirkan para juara.
SMAN 1 Leuwisadeng berhasil meraih predikat Juara Umum tingkat Wira.
Sedangkan, SMPN 2 Cibungbulang keluar sebagai Juara Umum tingkat Madya.
Prestasi ini mencerminkan pembinaan yang konsisten serta kerja keras dari masing-masing tim.
Sementara itu, Pembina PMR, Memi Malihah, S.Pd, menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat terus berlanjut sebagai agenda tahunan.
Menurutnya, GELORAMAWITA bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga sarana membentuk generasi muda yang tangguh, sigap, dan memiliki empati tinggi terhadap lingkungan sekitar.
Dengan suksesnya penyelenggaraan tahun ini, GELORAMAWITA diharapkan mampu memperkuat semangat kepalangmerahan di kalangan pelajar Bogor Raya sekaligus memberikan dampak positif yang lebih luas bagi masyarakat. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti