Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Usai Penertiban PKL, Bupati Bogor Siapkan Dua Lahan Baru di Pasar Parung, Seperti Ini Rencananya

Lucky Lukman Nul Hakim • Senin, 27 April 2026 | 16:11 WIB
Bupati Bogor, Rudy Susmanto di Pasar Parung.  (Nasir/ Radar Bogor)
Bupati Bogor, Rudy Susmanto di Pasar Parung. (Nasir/ Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Pasca penertiban ratusan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Pasar Parung beberapa hari lalu, Bupati Bogor, Rudy Susmanto, turun langsung meninjau lokasi pasar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi di wilayah utara Kabupaten Bogor tersebut.

Dalam kunjungannya ke Pasar Parung, Senin 27 April 2026 Rudy Susmanto tidak hanya melakukan pemantauan, tetapi juga berdialog dengan sejumlah pihak, termasuk pedagang dan pemangku kepentingan setempat. 

Diskusi tersebut membahas rencana penataan kawasan pasar serta pembangunan infrastruktur pendukung di Kecamatan Parung, Ciseeng, dan Kemang.

Baca Juga: HUT ke-27 Kota Depok, Kombes Abdul Waras Ajak Warga Bersama Jaga Wilayah

Rudy Susmanto dalam keterangannya kepada wartawan menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin melakukan penertiban tanpa solusi. 

Ia menjelaskan, Pemkab Bogor telah menyiapkan lokasi relokasi bagi para PKL agar tetap dapat menjalankan usahanya.

Menurutnya, terdapat dua lahan milik pemerintah daerah yang disiapkan sebagai alternatif tempat berjualan. 

Baca Juga: Keunggulan Visual Digital: Mengapa Bisnis Anda Membutuhkan Videotron?

Lahan pertama seluas sekitar 7.000 meter persegi yang berada di depan pasar.

Sementara, lahan kedua merupakan area kosong seluas kurang lebih 2 hektare yang terletak di seberang pasar.

Lebih lanjut, Rudy Susmanto mengungkapkan bahwa pemerintah daerah sebelumnya memiliki rencana untuk membangun pasar ikan berskala besar yang representatif, khususnya bagi para pelaku usaha ikan hias. 

Namun, rencana tersebut tidak akan dijalankan secara sepihak.

Baca Juga: Pencairan Bansos PKH Tahap 2 Semakin Jelas, Status 'SPM' Mulai Terlihat di Bank Ini, KPM Siap-siap Cek Saldo KKS

Ia menekankan, Pemkab Bogor memilih untuk mengedepankan dialog dengan para pelaku usaha sebelum merealisasikan pembangunan. 

Hal ini dilakukan agar kebijakan yang diambil tidak justru berdampak negatif terhadap usaha yang sudah berjalan, termasuk pasar milik swasta di sekitar lokasi.

Rudy Susmanto menilai, langkah kolaboratif ini penting agar pembangunan yang dilakukan benar-benar memberikan manfaat bagi semua pihak, tanpa mematikan roda ekonomi yang sudah ada di kawasan tersebut.

Baca Juga: Pelaku Gadai SK Anggota Satpol PP Kota Bogor Tak Kunjung Dapat Sanksi, Dokumen Pemeriksaan Direvisi BKN

Kunjungan ini menjadi sinyal, penataan Pasar Parung tidak hanya berfokus pada penertiban, tetapi juga pada upaya menciptakan ekosistem perdagangan yang lebih tertata, inklusif, dan berkelanjutan di wilayah Kabupaten Bogor. (*/nasir)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#bogor #Pasar Parung #Rudy Susmanto