Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Tingkatkan Suplai Air di Tarikolot, Ini Strategi Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor

Eka Rahmawati • Selasa, 28 April 2026 | 19:14 WIB
Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor melakukan pembangunan jaringan pipa baru sepanjang kurang lebih 683 meter yang menghubungkan Booster Citeureup ke Tarikolot. (Dok. Tirta Kahuripan)
Perumda Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor melakukan pembangunan jaringan pipa baru yang menghubungkan Booster Citeureup ke Tarikolot. (Dok. Tirta Kahuripan)

RADAR BOGOR – Menindaklanjuti laporan pelanggan di wilayah Tarikolot yang masuk melalui saluran pengaduan maupun media sosial resmi, tim teknis Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor segera melakukan penelusuran dan penanganan atas gangguan distribusi air bersih.

Hasil pemantauan di lapangan menunjukkan adanya penurunan tekanan air pada jalur distribusi Metro–Cibinong, yang berdampak langsung kepada sekitar 1.021 pelanggan di kawasan Tarikolot.

Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad, menjelaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah strategis untuk mempercepat proses penanganan.

Baca Juga: Update Tragedi Bekasi Timur: Kepala RS Polri Kramat Jati Sebut 10 Korban Meninggal Kecelakaan Kereta Sudah Diidentifikasi

Salah satunya adalah pembangunan jaringan pipa baru sepanjang kurang lebih 683 meter dengan diameter 6 inci, yang menghubungkan Booster Citeureup ke Tarikolot melalui jalur Cibinong–Citeureup (Booster Pump Sukaraja). Proyek tersebut telah rampung pada 10 April 2026.

Selain itu, dilakukan pula peningkatan kinerja sistem distribusi melalui penambahan debit inlet, pemasangan valve untuk mengatur aliran, serta peningkatan tekanan pompa pada Booster Pump Citeureup. Upaya tersebut semakin diperkuat dengan tambahan suplai air dari Booster Az-Zikra Sentul guna memenuhi kebutuhan pelanggan di wilayah Tarikolot.

“Upaya ini diperkuat dengan penambahan suplai dari Booster Az-Zikra Sentul guna mendukung kebutuhan air di wilayah Tarikolot,” ujar Abdul Somad.

Pada Jumat, 17 April 2026, petugas juga melaksanakan pemasangan gate valve sebagai pengatur aliran serta pekerjaan tapping pipa di jalur Pondok Citeureup dan Tarikolot. Pekerjaan ini dilakukan mulai malam hingga pagi hari sebagai bagian dari optimalisasi jaringan distribusi, dengan tujuan meningkatkan tekanan dan debit air yang diterima pelanggan.

Baca Juga: Jadi Ikon Wisata Baru Puncak, Jembatan Kaca Bendungan Sukamahi Bogor Diperkirakan Rampung Mei 2026

Saat ini, tim distribusi Tirta Kahuripan terus mengupayakan berbagai langkah teknis guna meningkatkan pasokan dan debit air secara bertahap. Upaya tersebut mencakup penyesuaian sistem distribusi serta optimalisasi sumber pasokan yang tersedia, sehingga diharapkan pelanggan di Tarikolot dapat kembali menikmati layanan air bersih dengan kualitas, kuantitas, dan kontinuitas yang lebih baik.

Manajemen Perumda Air Minum Tirta Kahuripan juga menyampaikan permohonan maaf atas gangguan distribusi yang berlangsung cukup lama di wilayah Tarikolot. Kondisi ini terjadi karena diperlukan waktu untuk melakukan evaluasi aliran melalui metode step test dari hulu hingga hilir.

Selain itu, perusahaan turut mengapresiasi peran aktif pelanggan yang telah menyampaikan laporan melalui media sosial, sehingga penanganan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat. Ke depan, perusahaan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan serta respons terhadap kebutuhan pelanggan.

Editor : Eka Rahmawati
#tarikolot #Tirta Kahuripan #kabupaten bogor