RADAR BOGOR - Forum Kajian MAKUMBA RI (Macan Kumbang Republik Indonesia) menyoroti program hutan kota yang digagas Bupati Bogor Rudy Susmanto khususnya terkait anggaran.
"Hingga kini, belum ada kejelasan terkait program tersebut yang masih belum transparan, terutama menyangkut sumber dan pengelolaan anggarannya," ujar Ketua Umum MAKUMBA RI, Chaidir Rusli, Selasa, 28 April 2026.
Sejatinya Rusli mengakui, program hutan kota penting sebagai upaya menjaga ekosistem serta keseimbangan lingkungan.
Baca Juga: Tragedi Bekasi Timur: Identitas 15 Korban Meninggal Tabrakan Kereta Terungkap, Semua Perempuan
Namun ia menyayangkan masih belum ada penjelasan resmi mengenai pendanaan program tersebut. Padahal, kata dia, masyarakat berhak mengetahui asal dari sumber serta bagaimana mekanisme pelaksanaannya.
"Apakah berasal dari APBD Kabupaten Bogor atau dari program CSR perusahaan, semua itu harus disampaikan secara terbuka," tegas Rusli.
Lebih jauh ia menyampaikan, transparansi menjadi kunci agar setiap program mendapat dukungan penuh dari masyarakat, termasuk program hutan kota. Tanpa keterbukaan, pelaksanaan program dikhawatirkan tidak berjalan optimal atau bahkan terhenti di tengah jalan.
Selain itu, masih Rusli, masyarakat telah menunggu langkah konkret dari Pemerintah Kabupaten Bogor dan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) untuk memastikan keberlanjutan program, sekaligus menjawab berbagai pertanyaan yang muncul di tengah publik.
"Kami mendorong pemerintah daerah untuk segera memberikan penjelasan resmi kepada publik, adanya komunikasi yang terbuka antara pemerintah dan masyarakat agar program hutan kota benar-benar bisa memberikan manfaat, baik dari sisi lingkungan maupun sosial," tukasnya.(cok)
Editor : Eka Rahmawati