Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Ngeri Banget 9 Perlintasan Kereta Tanpa Palang di Bogor, Dishub Ungkap Titik Rawan dan Rencana Relokasi

Siti Dewi Yanti • Rabu, 29 April 2026 | 08:21 WIB
Palang pintu kereta api diperlukan untuk mencegah kecelakaan.
Palang pintu kereta api diperlukan untuk mencegah kecelakaan.

RADAR BOGOR - Risiko kecelakaan di perlintasan sebidang masih menjadi perhatian serius di Kabupaten Bogor. 

Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bogor mencatat setidaknya terdapat sembilan perlintasan kereta tanpa palang pintu yang tersebar di sejumlah wilayah, dengan konsentrasi terbanyak berada di Parung Panjang dan Cigombong.

Kepala Seksi Jaringan Transportasi Dishub Kabupaten Bogor, Herdi Sukriadi menyampaikan, total perlintasan kereta yang berada di jalan kewenangan kabupaten mencapai 13 titik. 

Baca Juga: Meski 11.014 KPM Dicoret, Pemerintah Justru Perketat Monitoring Agar Bansos Lebih Tepat Sasaran

Dari jumlah tersebut, sebagian besar masih belum dilengkapi palang pintu pengaman.

Ia menjelaskan, perlintasan tersebut termasuk dalam kategori jalan kabupaten, berbeda dengan jalan nasional maupun provinsi yang menjadi kewenangan instansi lain. 

Oleh karena itu, penanganannya juga berada di bawah tanggung jawab pemerintah daerah.

Baca Juga: Sinyal Positif Penyaluran Bantuan Beras dan Minyak Goreng, Diperpanjang hingga Akhir April 2026

Menurut Herdi Sukriadi, sebaran perlintasan kereta di Kabupaten Bogor terbagi dalam empat jalur utama, yakni trase Bogor–Jakarta. 

Bogor–Sukabumi, Parung Panjang–Rangkas Bitung, serta Citayem–Nambo. 

Dari seluruh jalur tersebut, wilayah Parung Panjang dan Cigombong menjadi lokasi dengan jumlah perlintasan tanpa palang pintu terbanyak.

Baca Juga: Lenovo Buka Gerai Pertama di Bogor, Hadirkan Pengalaman AI dan Promo Menarik untuk Pelanggan

Ia menambahkan, sebagian besar perlintasan tersebut merupakan akses jalan umum yang cukup vital bagi aktivitas masyarakat. 

Meski tidak seluruhnya tergolong sangat padat, beberapa titik mengalami peningkatan volume kendaraan pada jam sibuk, terutama pagi dan sore hari.

"Ada di jalur padat," ungkapnya kepada wartawan.

Baca Juga: Nomor Aldi Taher Viral Diserbu Netizen, Sosiolog IPB Ungkap Fenomena Kerumunan Digital yang Mengkhawatirkan

Beberapa lokasi yang disebut memiliki tingkat kepadatan relatif tinggi di antaranya berada di Desa Kabasiran, kawasan Parung Panjang, serta Bojonggede yang menjadi akses menuju stasiun. 

Kondisi ini dinilai meningkatkan potensi risiko kecelakaan jika tidak diimbangi dengan fasilitas keselamatan yang memadai.

Sebagai langkah antisipasi, Dishub Kabupaten Bogor telah melakukan berbagai upaya. 

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun KRL dan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, DPR Desak Evaluasi Sistem KAI, Minta Percepat Flyover

Termasuk, pemasangan palang pintu dan perangkat keselamatan di sejumlah titik. 

Selain itu, pihaknya juga mengajukan rencana relokasi untuk tiga perlintasan sebidang yang dinilai membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Herdi Sukriadi menyebutkan, lokasi yang diusulkan untuk relokasi meliputi Tenjo, Cigombong, dan Batutulis. 

Baca Juga: Datang ke Bogor Untuk Ikut UTBK-SNBT Pakai Kursi Roda, Kisah Athalla di IPB Ini Bikin Haru dan Inspiratif

Ia menjelaskan, rencana tersebut masih dalam proses pengajuan ke pemerintah pusat dan menunggu persetujuan lebih lanjut.

Ia juga mencontohkan, pembangunan Flyover Tenjo menjadi salah satu dasar pengajuan relokasi, sehingga palang pintu yang sebelumnya digunakan dapat dipindahkan ke titik lain yang lebih membutuhkan.

Melalui langkah ini, pemerintah daerah berharap dapat meminimalkan risiko kecelakaan di perlintasan kereta, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan. 

Baca Juga: Potensi Desil 3 dan 4 Dicoret Tetap Ada, Tetapi Masih Berpeluang Terima Bansos Jika Belum Mandiri dan Data DTKS Valid, KPM Bisa Simak Penjelasannya

Upaya tersebut juga menjadi bagian dari komitmen untuk menghadirkan sistem transportasi yang lebih aman dan tertib di wilayah Kabupaten Bogor. (*)

Editor : Siti Dewi Yanti
#palang pintu #bogor #sukabumi #dishub #kereta