RADAR BOGOR - Aksi pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dengan modus menipu korban kembali terjadi.
Kali ini, peristiwa tersebut menimpa seorang anak di Jalan Panagan, Desa Tamansari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor pada Rabu 29 April 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.
Dua pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda PCX berwarna putih diduga menjadi pelaku dalam aksi tersebut.
Mereka berhasil membawa kabur satu unit sepeda motor Honda Scoopy berwarna merah dengan nomor polisi B 5671 BBK yang saat itu dikendarai oleh seorang anak berinisial AM, bersama dua rekannya.
Berdasarkan keterangan orangtua korban, Cecep Supriadi, kejadian bermula saat anaknya dihentikan oleh dua pria tak dikenal yang mengaku telah disenggol.
Kedua pelaku kemudian memaksa anak-anak tersebut untuk berhenti dan memarahi mereka.
Baca Juga: Dua Tim Damkar Kabupaten Bogor Tersingkir di Kategori Hose Laying NFSC 2026
Dalam situasi tersebut, anak-anak yang ketakutan hanya bisa terdiam dan menangis.
Memanfaatkan kondisi itu, pelaku langsung mengambil alih sepeda motor Scoopy milik korban dan melarikan diri dari lokasi kejadian.
Cecep Supriadi yang juga menjabat sebagai Ketua RT 05 Kampung Leuwiranji, Desa Sukamulya menyampaikan, pihak keluarga segera mendatangi lokasi setelah mendapat kabar dari anaknya.
Baca Juga: 85 Persen Kos di Kelurahan Tegallega Bogor Tak Berizin, Rawan Kamtibmas hingga Langgar Tata Ruang
Ia kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Bhabinkamtibmas setempat.
Dari hasil penelusuran di lokasi, diketahui bahwa aksi tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) milik warga.
Dalam rekaman itu terlihat jelas tiga anak yang berboncengan serta dua pelaku yang menggunakan sepeda motor Honda PCX putih berada di depan mereka sebelum kejadian berlangsung.
Baca Juga: Dusun Giok Bogor, Surga Batu Mulia Asli Aceh dengan Koleksi Bernilai Tinggi
Peristiwa ini juga dibenarkan oleh Kepala Dusun 02 Panagan, Hudri.
Ia menjelaskan, saat ditemukan warga, ketiga anak tersebut tidak berteriak meminta tolong, melainkan hanya menangis dalam keadaan syok di sebuah warung di Kampung Temanggungan.
Warga yang berada di lokasi baru mengetahui kejadian setelah anak-anak tersebut menceritakan, sepeda motor mereka telah dibawa kabur oleh dua orang tak dikenal.
Namun, saat itu pelaku sudah tidak berada di lokasi.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Bhabinkamtibmas Desa Sukamulya, Aipda Asep Rohmat Mulyana, langsung mendatangi tempat kejadian perkara bersama petugas lainnya.
Proses olah TKP dilakukan dengan melibatkan keluarga korban serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.
Baca Juga: Restoran Shabu-Shabu Hachi Grill Segera Sapa Warga Bogor, Taman Yasmin Jadi Lokasi Pilihan
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku.
Polisi juga mengimbau, masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat memberikan kendaraan bermotor kepada anak-anak.
Baca Juga: Prestasi Siswa Kembali Gemilang, SMK Amaliah 1 dan 2 Ciawi Raih Juara di IT Talent Unida Bogor
"Kasus ini menjadi pengingat bahwa pelaku kejahatan kerap menggunakan berbagai modus untuk mengelabui korban, termasuk dengan cara menakut-nakuti agar korban tidak melakukan perlawanan," jelasnya kepada wartawan. (*/sir)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim