RADAR BOGOR - Langkah strategis kembali diambil Institut Pertanian Bogor (IPB) University dalam memperluas jejaring akademik nasional.
Kali ini, kampus berbasis pertanian tersebut resmi menjalin kemitraan dengan Universitas Islam Kuantan Singingi (Uniks), Riau, melalui penandatanganan nota kesepahaman pada Selasa, 28 April, di Kampus Dramaga, Kabupaten Bogor.
Kesepakatan tersebut ditandatangani oleh Wakil Rektor Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan IPB University, Prof Deni Noviana, bersama Wakil Rektor Bidang Akademik dan Dakwah Islamiah Uniks, Bustanur.
Tidak hanya itu, kerja sama juga diperkuat melalui perjanjian turunan antara Dekan Fakultas Peternakan IPB University, Prof Idat Galih Permana, dan Dekan Fakultas Pertanian Uniks, Pebra Heriansyah.
Dalam kesempatan tersebut, Prof Deni Noviana menyampaikan, IPB University membuka peluang kolaborasi seluas-luasnya demi kemajuan bersama.
Dikutip Radar Bogor dari laman resmi IPB, ia menekankan, kerja sama ini tidak hanya berhenti pada aspek pendidikan, tetapi juga diarahkan pada penguatan riset dan pengabdian kepada masyarakat.
Baca Juga: Bisa Daftar CPNS Setelah Ikut Kopdes? Simak Perbedaan Tahapan, Status Kerja, hingga Sanksi Kontrak
Lebih jauh, ia menjelaskan, terdapat peluang besar untuk mengembangkan sektor peternakan serta implementasi program One Village One CEO (OVOC).
Program ini bertujuan mendorong alumni untuk turun langsung ke daerah guna mengidentifikasi dan mengembangkan potensi lokal yang belum tergarap secara optimal.
Sementara itu, Bustanur mengungkapkan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan IPB University kepada Uniks.
Baca Juga: DPRD Dorong Sekolah Maung di Kota Bogor Tetap Berlakukan Zonasi, Komisi IV: Walau Kuota Dikit
Ia menggambarkan usia Uniks yang baru menginjak 13 tahun sebagai fase penting layaknya masa remaja dalam kehidupan manusia, yakni periode persiapan menuju masa depan yang lebih matang.
Dalam pandangannya, Uniks saat ini sedang berfokus pada penguatan sumber daya manusia, terutama dalam mencetak tenaga akademik berkualitas.
Ia juga menyebutkan, sekitar setengah dari dosen Uniks merupakan lulusan IPB University, yang menjadi modal penting dalam membangun kualitas institusi.
Baca Juga: RUPST bank bjb 2025 Hasilkan 7 Keputusan Strategis, Perkuat Fondasi Ekonomi Daerah
Bustanur berharap kolaborasi ini mampu melahirkan lebih banyak ilmuwan dari Uniks.
Selain itu, ia menyoroti potensi khas daerah Kuantan Singingi, seperti konsep “aura farming” yang terhubung erat dengan tradisi budaya Pacu Jalur, perlombaan dayung perahu panjang yang telah dikenal hingga mancanegara.
Dari sisi internal, Uniks juga memiliki kekuatan demografis yang menjanjikan.
Baca Juga: Hilang Tak Ada Kabar hingga Saat Ini, Oknum ASN DPRD Kota Bogor Diduga Terseret Utang
Sekitar 80 persen tenaga pengajarnya berusia di bawah 40 tahun, mencerminkan energi muda yang siap mendorong inovasi dan perkembangan universitas.
Sebagai penutup, Bustanur berharap, para profesor dari IPB University dapat berperan aktif dalam membimbing dosen Uniks, termasuk menjadi penguji eksternal serta membuka akses bagi dosen yang ingin melanjutkan studi ke jenjang doktoral.
Baca Juga: Dampak Tabrakan KRL di Bekasi Timur, Ribuan Penumpang KAI Batalkan Perjalanan dan Ajukan Refund
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal dalam menciptakan sinergi kuat antarperguruan tinggi, sekaligus mempercepat pembangunan daerah berbasis ilmu pengetahuan dan potensi lokal. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti