RADAR BOGOR - Di tengah menjamurnya tren minuman berkafein yang identik dengan dorongan energi instan, sekelompok mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor (IPB) University menghadirkan pendekatan berbeda.
Mereka menciptakan minuman yang tidak hanya menyegarkan, tetapi juga dirancang untuk membantu meredakan stres.
Inovasi tersebut hadir melalui brand VETA, sebuah minuman berbahan dasar bunga telang yang dikembangkan oleh mahasiswa Sekolah Bisnis IPB University.
Produk ini diperkenalkan sebagai alternatif bagi kalangan mahasiswa dan pekerja dengan aktivitas tinggi yang membutuhkan relaksasi tanpa efek gelisah.
Ketua tim sekaligus mahasiswa Sekolah Bisnis IPB University, Cantik Zahra Firdaus menjelaskan, VETA dikembangkan dalam kerangka Program Mahasiswa Wirausaha (PMW) 2026.
Dikutip Radar Bogor dari laman resmi IPB, ia menilai, tingginya konsumsi minuman manis dan berkafein di Indonesia menjadi latar belakang utama lahirnya produk ini.
Menurut Cantik Zahra Firdaus, VETA tidak sekadar minuman herbal biasa.
Timnya berupaya mengemas manfaat bunga telang dengan tampilan yang menarik serta cita rasa yang ringan, sehingga lebih mudah diterima sebagai minuman modern yang tetap memiliki fungsi kesehatan.
Ia mengungkapkan, bunga telang dipilih karena mengandung senyawa flavonoid dan alkaloid yang berperan dalam memberikan efek relaksasi sekaligus membantu meningkatkan konsentrasi.
Untuk menjaga kualitas tersebut, proses produksi dilakukan dengan standar ketat, termasuk pengaturan suhu ekstraksi pada kisaran 70 hingga 80 derajat Celsius serta penggunaan kemasan khusus yang mengurangi paparan cahaya.
Lebih lanjut, Cantik Zahra Firdaus menyampaikan bahwa VETA menyasar kelompok “wellness seekers”, yakni individu yang ingin melepas penat setelah aktivitas padat tanpa efek samping seperti yang kerap dirasakan setelah mengonsumsi kopi.
Ia juga menambahkan, produk ini menggunakan pemanis alami stevia agar tetap aman untuk dikonsumsi secara rutin.
Salah satu daya tarik utama VETA terletak pada perubahan warna alami yang terjadi saat ditambahkan jeruk nipis.
Selain memberikan pengalaman visual yang menarik, proses tersebut juga membantu menjaga stabilitas kandungan antioksidan di dalam minuman.
Meski demikian, tim VETA masih menghadapi tantangan dalam mengedukasi masyarakat.
Baca Juga: Bisa Daftar CPNS Setelah Ikut Kopdes? Simak Perbedaan Tahapan, Status Kerja, hingga Sanksi Kontrak
Cantik Zahra Firdaus menjelaskan, banyak orang masih memandang bunga telang hanya sebagai tanaman hias, bukan bahan konsumsi bernilai kesehatan.
Namun, ia menilai respons pasar awal cukup positif, terutama dari kalangan muda yang tertarik pada konsep minuman sehat dengan tampilan estetik.
Dalam pengembangannya, tim VETA juga terus melakukan riset untuk memperluas variasi produk.
Baca Juga: DPRD Dorong Sekolah Maung di Kota Bogor Tetap Berlakukan Zonasi, Komisi IV: Walau Kuota Dikit
Salah satu inovasi yang tengah dikembangkan adalah varian berbasis air kelapa yang diharapkan dapat memberikan sensasi rasa yang lebih segar.
Melalui dukungan Program Mahasiswa Wirausaha, tim tidak hanya memperoleh pendanaan, tetapi juga pembekalan dalam membangun bisnis yang berkelanjutan.
Baca Juga: RUPST bank bjb 2025 Hasilkan 7 Keputusan Strategis, Perkuat Fondasi Ekonomi Daerah
Dengan menggabungkan bahan alami seperti bunga telang, chia seeds, dan stevia, VETA kini menapaki langkah sebagai brand minuman fungsional yang berpotensi membuka tren baru gaya hidup sehat di Indonesia. (*)
Editor : Siti Dewi Yanti