RADAR BOGOR - Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Tenjo, Kabupaten Bogor sejak Rabu, 29 April 2026 sore, memicu banjir yang merendam sejumlah titik, termasuk kawasan sekitar jalur rel kereta api hingga rumah.
Peristiwa ini, sempat mengganggu aktivitas masyarakat di area tersebut.
Genangan air terlihat cukup tinggi di sekitar rel kereta dan pemukiman.
Baca Juga: Kabar Terbaru Bansos PKH BPNT Tahap 2 Tahun 2026 Sudah SPM, Ini Tahapan Terakhir Sebelum Dana Masuk
Kondisi ini, membuat situasi di lokasi menjadi rawan dan membutuhkan penanganan cepat dari pihak terkait.
Menurut keterangan Staf Desa Tenjo, Saefudin Jendol, banjir terjadi akibat curah hujan deras yang tidak diimbangi dengan sistem drainase yang baik.
Ia menjelaskan, saluran air yang tertutup mengakibatkan air meluap dari aliran Kali Cinyompok Leuweung Gede dan menggenangi permukiman warga.
Baca Juga: Dirut Trans Pakuan Mundur, DPRD Kota Bogor Soroti Kinerja Perusahaan
“Air meluap karena drainase tertutup, sehingga tidak mampu menampung debit air hujan yang tinggi,” ujar Saefudin dalam keterangannya pada Rabu 29 April 2026.
Dampak dari peristiwa ini, setidaknya 6 rumah warga terdampak banjir.
Sebanyak 5 kepala keluarga dengan total 17 jiwa terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman untuk sementara waktu.
Baca Juga: 6 Startup Binaan IPB Hadir di Panggung Nasional
Pemerintah Desa Tenjo bersama pihak Kecamatan Tenjo bergerak cepat melakukan penanganan darurat.
Selain mendata warga terdampak, mereka juga telah menyalurkan bantuan awal dan melaporkan kejadian ini ke instansi terkait guna mendapatkan penanganan lanjutan.
Baca Juga: Bupati Bogor Rudy Susmanto Matangkan Juklak-Juknis Bantuan Desa, Dorong Pembangunan dari Bawah
Hingga saat ini, warga diimbau tetap waspada terhadap potensi banjir susulan, mengingat curah hujan masih berpotensi tinggi di wilayah Bogor dan sekitarnya. (*/sir)
Editor : Lucky Lukman Nul Hakim